Ucapan Hari Raya yang 'Salah Kaprah'

Sudahkah anda menyiapkan ucapan selamat hari raya kepada saudara/teman anda? Berikut ada beberapa hal yang salah kaprah (baca: kurang tepat) yang diucapkan atau dikirimkan ketika Hari Raya Idul Fitri sebagaimana dilansir dari website mirza3m berikut.

Ada sebuah kalimat yang sangat tenar yang banyak diucapkan dan diketik banyak orang ketika menjelang hari raya Idul Fitri. Kalimat itu lho yang biasanya disambung dengan kalimat lain berupa “mohon maaf lahir dan batin”. Ya, kalimat tenar yang saya maksud adalah ucapan “minal aidin wal faizin”.

Saya catat beberapa hal terkait kalimat tenar tersebut, diantaranya:

1. Redaksi yang dituliskan dalam tulisan bahasa Indonesia kebanyakan kurang benar.
Lihat kalimat dalam bahasa arabnya: من العائدين والفائزين
Tulisan yang sering beredar:
a. Minal ‘aidzin wal faidzin
b. Minal ‘aidin wal faidzin
c. Minal ‘aidzin wal faizin
Padahal, jika kita ubah ke tulisan bahasa Indonesia, seharusnya menjadi “minal ‘aidin wal faizin”

2. Banyak orang mengartikan kalimat diatas dengan “mohon maaf lahir dan batin”. Saya hanya bilang sebagian lho ya. Padahal terjemahan kalimat tersebut (secara harfiah) adalah “dari (yang) kembali dan berhasil”. Secara umum bisa diterjemahkan menjadi “semoga kita tergolong mereka yang kembali (ke fitrah) dan berhasil (dalam latihan menahan diri)” – wikipedia.

3. Menurut seorang ulama, awal mula kalimat tersebut berasal dari Shafiyuddin Al-Huli, seorang penyair di masa Al-Andalus, yang sedang mengisahkan dendang wanita di hari raya.

Mudah-mudahan bermanfaat. Mohon koreksi jika ada kesalahan. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Selamat Idul Fitri 1436 H. Mohon maaf lahir dan batin

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *