Tingkatan Puasa Seseorang

Secara bahasa puasa berarti imsak (menahan). Secara terminologi adalah menahan dari segala yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari disertai niat. Imam Al-Ghazali membagi puasa menjadi tiga tingkatan:

1. Puasa ‘Aam (Umum)
Puasa `Aam bisa juga disebut puasa umum, puasanya orang awam, puasanya orang kebanyakan, atau puasa biasa, yaitu berpuasa menahan diri dari makan, minum dan hubungan biologis antara suami istri dalam jangka waktu tertentu mengikuti syarat dan rukun yang berlaku menurut syariat.

2. Puasa Khawas (Khusus)
Puasa khusus yaitu puasa seperti puasa ‘Aam namun ditambah dengan menahan diri ucapan, penglihatan, pendengaran dan perbuatan dari hal-hal yang kurang baik, kurang pantas, yang menyinggung/menyakiti orang lain, atau yang sia-sia dan tak berguna.

3. Puasa Khawasil Khawas (Istimewa)
Puasa Khawasil Khawas atau puasa istimewa yaitu, puasa khusus yang ditambah lagi dengan puasa hati, yaitu menghindari dari memikirkan, mengkhayalkan atau membayangkan hal-hal duniawi.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *