Nasihat Pagi: Bersyukur Bahwa Kita Kaya

Ada seorang anak muda yang merasa dirinya tidak ganteng dan tidak kaya sehingga tiap saat merasa gelisah.

Malaikat bijak datang kepadanya

?:”Anak muda, kenapa engkau tidak bahagia?”

?:”Saya merasa bingung mengapa aku miskin terus ?”

?:”Miskin ? Bukannya kamu kaya?”

?:”Gimana bisa anda katakan kalo aku kaya? Dari mana anda menilainya?”

?:”Kalo sekarang engkau kehilangan 1 jari tanganmu, aku beri 50 juta, apa kamu mau?”

?:”Hmm Gak mau ”

?:”Jikalau kamu kehilangan sebelah lenganmu, aku beri 500 juta, mau?”

? :”Gak mau”

?:”Kalo sepasang matamu buta, aku beri 10 milliar , mau ?”

?:”Gak mau”

?:”Kalo aku jadikan engkau menjadi kakek berumur 80 tahun sakit sakitan, aku beri 100 milliar , mau?”

?:”Gak mau ”

?:”Kalo sekarang engkau langsung meninggal, aku beri kamu 1 trilliun, mau?”

? :”Gak mau”

?:”Hahahaha. Berarti benar kan kalo kamu sdh memiliki kekayaan tak terhingga ? Di dalam hatimu, kenapa masih mengeluh miskin ?”

Anak muda itu tiba-tiba speechless tanpa kata-kata dan tiba-tiba mengerti apa arti kekayaan.

Karena HIDUP adalah WAKTU yang dipinjamkan.

dan HARTA adalah ANUGERAH yang dipercayakan,

BERSYUKUR atas nafas yang masih kita miliki, BERSYUKUR atas tubuh yang masih kita miliki.

BERSYUKUR atas kesehatan yang masih kita miliki,

BERSYUKUR atas keluarga yang masih kita miliki,

BERSYUKUR atas teman & sahabat yang masih kita miliki

Mari kita sadari bahwa kita selalu yang TERBAIK.

Renungan Pagi: Berangan-angan

Dari pengalaman seseorang yg patut kita renungkan:

Dulu aku berangan-angan….
Andai aku jadi pegawai kantoran…
Dan benar akhirnya terwujud, akupun bekerja..dan akupun terobsesi untuk segera menikah.

Dan angan-anganku tercapai..akupun menikah..dan akupun berangan-angan untuk punya anak..

Dan benar saja, akupun dikaruniai anak -anak.
Lalu akupun kembali berangan-angan…Andai aku memiliki rumah besar ada halaman luas.

Dan benar saja, setelah berusaha keras akupun memiliki rumah itu, dan..anak anak ku sekarang sudah dewasa..akupun kembali berangan-angan..aku dapat menikahkan mereka…
Dan benar saja, akhirnya merekapun menikah.

Tapi lalu aku jenuh dg pekerjaanku dg segala kesulitannya.semuanya terasa sangat melelahkanku.
Akupun kembali berangan-angan
Andai aku segera pensiun agar aku dapat beristirahat.
Dan tibalah saat pensiunku..
Akan tetapi akupun tinggal seorang diri persis seperti kala aku baru lulus kuliah dahulu.

Dulu ketika baru lulus kuliah aku menyongsong kehidupan, sementara saat ini aku sdg menyongsong akhir kehidupan
Namun meskipun demikian, aku masih saja memiliki setumpuk angan -angan…

Kini aku berangan-anganUntuk menghafalkan Al Qur’an
Tapi… ingatanku telah berkurang (cepat lupa)

Aku berangan-angan untuk berpuasa mendekatkan diri kepada Allah..tapi kesehatanku tidak lagi mendukungku.

Aku juga berangan-angan untuk bangun shalat malam..Tapi kakiku tak mampu lagi menahan beban tubuhku

Sungguh benarlah Sabda Rasulullah
“Pergunakanlah sebaik-baiknya 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara”

Ya Allah! Bantulah kami untuk senantiasa mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu dan beri kami kekuatan untuk melakukan ibadah sebaik-baiknya kepada-Mu. Aamiin

Hidup Berharga

Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, Tapi satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon. Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.

Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.

Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil.

Ketika burung hidup, ia makan lalat, Ketika burung mati, lalat makan burung. Waktu terus berputar sepanjang zaman.

Siklus kehidupan terus berlanjut. Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita.

Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita.

Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita.Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA. Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA.Saling menghargai, Saling membantu dan memberi, juga saling mendukung.Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan syarat. Believe in “Cause and Effect” Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai … !!!

Sekarang anda mempunyai Dua pilihan

1. Biarkan Tulisan ini berada di page ini supaya orang lain tidak membaca.

2. Menyebarkan ke Teman  yang lain dengan copy paste. ‘Bagikan’ supaya orang lain ikut terinpirasi, belajar utk spy hdp yg lebih baik dan diridhoi Allah dgn tulisan ini.. be happy