Pemenang Kompetisi Ilmiah LIPI 2015

logo lipiKompetisi ilmiah tingkat nasional yang terdiri dari Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-47 dan National Young Inventor Award (NYIA) ke-8 telah berlangsung dari tanggal 25 hingga 27 Agustus. Sebanyak 53 karya ilmiah hasil mentoring dan evaluasi pakar LIPI serta 30 invensi pelajar se-Indonesia ditampilkan dalam ajang tersebut. Dalam hal ini, LIPI bekerjasama dengan British Council melalui program Newton Fund.

Karya generasi muda Indonesia yang tampil dalam kompetisi Ilmiah LIPI telah dinilai oleh Tim Dewan Juri dan telah diumumkan pada puncak kegiatan Kamis (27/8) malam. Kepala LIPI Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain mengatakan, karya dan invensi tersebut merupakan hasil ide kreatif terbaik dari para remaja yang harus terus didukung.

“Semua yang ada di kompetisi ini sudah menjadi pemenang. Kesempatan ini adalah sesuatu yang diraih dengan usaha dan kerja keras, bukan dengan cara pemberian,” ujar Iskandar.

Director of Education and Society British Council Indonesia, Teresa Bircks mengaku bangga akan animo generasi muda Indonesia dalam dunia penelitian. “Mereka adalah generasi yang peduli untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tentu mengharumkan nama bangsa,” tegasnya.

British Council menyampaikan apresiasi atas kerjasama dengan LIPI dalam pembinaan generasi muda. “Kolaborasi ini harus terus dibangun untuk memecahkan permasalahan global bersama-sama dengan cara yang ilmiah,” sambungnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Dr. Laksana Tri Handoko yang menjadi Ketua Dewan Juri LKIR menegaskan semangat kaum muda untuk berinovasi dengan memanfaatkan iptek perlu terus dipacu ke depannya.

“Sebagai bentuk apresiasi dan pemacu semangat bagi mereka, pemenang LKIR nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Intel International Science Engineering Science Fair (ISEF) di Amerika pada bulan Mei 2016, dan pemenang NYIA akan mendapat kesempatan untuk berpartisipasi memamerkan invensinya di ajang International Young Inventors Award (IEYI) di Taiwan November mendatang,” ujarnya.

Berikut daftar pemenang kompetisi ilmiah 2015:

Pemenang LKIR:

Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH): Achmad Ilham dan Cenanda (SMA N 3 Semarang) dengan judul karya ilmiah Pengaruh Modulus Young terhadap Cepat Rambat Rangsang pada Jaring Laba-Laba.

Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT):

Aristo Kevin dan Maulanan Imam (SMA N 3 Semarang) dengan karya ilmiah Elektrodeposisi Material Komposit Zn-PP sebagai Pelapis Karat.

Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Maritim (IPK):

Ni Putu Intan dan Cok Laksmi Pradna (SMA N 3 Denpasar) dengan karya ilmiah Evaluasi Pemanfaatan Fitoplankton melosira sp, navicula sp, nitzschia sp, di Perairan Bali dan Lombok Sebagai Sumber Antibiotika.

Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK):

Nurkholifatul Maula dan Putri Rahayu Budiman (MAN Insan Cendekia Jambi) dengan karya ilmiah Pengaruh Eksistensi Sawit Terhadap Integrasi Sosial Masyarakat Transmigrasi Desa Sumber Harapan Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Muara Bungo Provinsi Jambi.

LKIR bidang Kependudukan:

Erni, (SMA N 63 Jakarta) dengan judul karya ilmiah Motif Sosial Berwirausaha Pelajar SMA dan SMKN Jakarta Selatan sebagai Gambaran Kesiapan Indonesia Menuju Bonus Demografi.

Pemenang NYIA:

Bayu Aji Setyawan dan Galih Yuli Dwiatmaja (SMK Negeri 1 Kedung Wuni, Pekalongan, Jawa Tengah) dengan invensi AS-SHUR: Teknologi Robot Pembersih Udara