Update Patch Android Lollipop 5.1.1

Mulai tadi malam, sebagian pengguna perangkat Nexus di Indonesia dapat mengupdate android Lollipop 5.1.1. Update tersebut merupakan perbaikan dari beberapa isu yang beredar di beberapa handset yang menjalankan OS android terbaru itu.

Update patch tersebut memperbaiki beberapa isu (bugs fixing), seperti pemakaian memori yang berlebih, terjadinya crash di beberapa aplikasi, baterai yang boros dan kamera yang terkadang force close di Nexus 5.

Anda dapat mengecek patch tersebut dengan masuk ke menu Setting>About phone>System Updates. Update kali ini bersifat minor. File update-nya hanya berukuran kurang dari 20 MB. Pengguna Nexus akan langsung mendapatkannya melalui OTA (over the air).

Selamat mengupdate!

Apresiasi Apa yang Anak Lakukan, Bukan Memarahi

Kisah ajaib di siang suntuk saat jemput sekolah…

Azka “pa.. Tadi lomba renang.. I get urutan ke 5!!!”
Me “woooow I’m so proud of you.. You are amazing!!!!”
Azka “yeaaaaaay”

Ibu2 entah arisan di belakang “mas Ded.. Yang tanding kan per 6 orang.. Masak anaknya urutan ke 5 malah bangga.. Anak saya aja urutan ke 3 saya bilang payah… Nanti malas mas Ded…”
Me “Hahaha Iya yah… Wah saya soalnya waktu kecil diajari ayah ibu saya kalau tujuan renang itu Yah supaya gak tenggelam aja sih… Bukan supaya duluan sampe tembok.. Hehehe”
Ibu2 ” ah mas Ded bisa aja… Jangan gitu mas.. Ngajar anaknya.. Bener deh nanti malas.”
Me ” hahah Azka gak malas kok mbak.. Tenang aja.. Kmrn math nya juara 3, catur nya.. Lawan saya aja saya kalah skrg.. Eh anw mbak.. Saya juga gak masalah punya anak malas.. Di hal yang dia gak bisa… Atau gak suka… Yg penting dia usaha… Drpd anak rajin tapi Stress punya ibu yg Stress juga marahi anaknya krn cuma dpt juara 3 lomba renang…. ”
Ibu ” hehehe… Mas saya jalan dulu Yah..”
Me ” gak renang aja mbak?”

Senyap….

Ya ini kejadian benar dan tidak saya ubah ubah…
Apa sih yang sebenarnya terjadi secara gamblang…
Tahukah si ibu kalau Azka luar biasa di catur nya? (penting? NO… Sama dengan Renang..)
Atau Azka juga mendalami bela diri yg cukup memukau di banding anak seusianya…
Atau.. Azka.. Atau Azka…
Banyak kelebihan Azka..
Sama dengan kalian..
Banyak kelebihan yang kalian punya.. Artinya banyak kelemahan yang kalian. Punya juga..

Tapi apabila para orang tua memaksakan kalian sempurna di semua bidang dan menerapkannya dengan paksaan maka hanya akan terjadi 2 hal…

1. Si anak Stress dan membenci hal itu..

2. Si anak sukses di hal itu dan membenci orang tuanya (Michael Jackson contohnya)

Yuk kita lihat apa yang baik di diri anak kita.. (bila anda orang tua)
Yuk kita komunikasi kan apa yang kita suka (bila kita anak tersebut)
Mengajari dengan kekerasan tidak akan menghasilkan apapun.. Memarahi anak krn pelajaran adalah hal yang bodoh…
Saya sampai sekarang masih bingung mengapa naik kelas tidak naik adalah hal yang menjadi momok bagi ortu (kecuali masalah finansial)

Siapa sih yang menjamin naik kelas jadi sukses kelak?
Saya… Saya 2 kali tidak naik kelas… Yes… I am. Proudly to say..

Ayah saya ambil report.. Merah semua.. Dia tertawa.. “kamu… Belajar sulap tiap hari kan.. Sampai gak belajar yang lain..”
“iya pa”
“sulapnya jago… Belajarnya naikin Yuk.. Gak usah bagus… Yg penting 6 aja nilainya.. Ok?.. Pokoknya kalau nilai nya kamu 6.. Papa beliin alat sulap baru… Gimana?”
Wow… My target is 6…..
Not 8.. Not 9… NOT 10!!!! It’s easy….. Its helping… Its good communication between me and my father…. Its a GOOD Deal… Dan Ibu saya? Mendukung hal itu.

Apa yang mereka dapat saat ini?
Anaknya yang nilainya tidak pernah lebih dr 6/7 tetap sekolah.. Kuliah… Jadi dosen Tamu .. Mengajar di beberapa kampus..

Oh.. Anaknya…
Become one thing they never imagine…

World Best Mentalist
(Merlin Award Winner : penghargaan tertinggi di seni sulap dunia) 2 kali berturut turut….

Apa Yang terjadi kalau saat itu saya dihukum… Dimarahi.. Di larang lagi bermain sulap?…
Apa? Maybe I be one of the people working on bus station… ( other Bad… Not Great)
Yuk stop Memarahi anak krn pelajaran nya… Karena ke unik an nya…
Kita cari apa yang mereka suka… Kita dukung..

U never know what it will bring them in the future… Might indeed surprise you…

dear .. Parents.

http://www.thecorbuzier.com/blog/belajar-yang-kalian-suka

Nasihat Bagus: "Follow the Money" atau "Do What You Love and Money Will Follow"

Ada dua nasihat yang tampak saling bertentangan, namun keduanya saling berhubungan. Yang manakah yang seharusnya dipilih?
Yang pertama, follow the money. Orang mungkin bilang, jangan tamak, jangan mengejar uang. Kenyataannya, tidak semua orang terlahir kaya dan berkecukupan. Beberapa orang malah lahir dari keluarga yang tidak jelas atau berada dalam lingkungan tanpa masa depan.

Orang-orang seperti Mike Tyson yang lahir di lingkungan yang keras dan serba berkekurangan tidak punya banyak pilihan. Follow the money adalah satu-satunya pilihan. Dengan menjadi petinju ia bisa meraih banyak uang, meskipun boleh jadi ia membenci latihan dan kekerasan.

Banyak lagi contoh orang-orang terkenal yang melakukan hal yang sebenarnya mereka benci untuk mendapatkan kekayaan dan harapan akan kebahagiaan. Michael Jackson, Andre Agassi, Michael Jordan, Muhammad Ali, dan banyak lagi yang lain dalam wawancara atau biografinya menyatakan bahwa mereka sebenarnya tidak menyukai apa yang mereka lakukan, namun mereka melakukannya demi mendapatkan kekayaan dan hidup yang lebih baik.

Mereka bukanlah dari golongan yang berada yang bisa memilih mengerjakan yang mereka cintai dan mendapatkan kekayaan dari situ. Kebanyakan dari mereka adalah dari kelompok minoritas, kaum imigran, yang tersisihkan dan tidak punya banyak pilihan hidup.

Dihina, direndahkan, dicaci, dan dijauhi sudah menjadi makanan mereka sehari-hari. Maka menjadi kaya dan terkenal merupakan “pembalasan dendam” yang manis, ajang pembuktian keberhasilan diri terhadap orang-orang yang dulu menghina dan merendahkan mereka.

Kunci sukses mereka sederhana. Follow the money. Ikuti ke mana uang mengalir. Di mana bisa mendapatkan uang banyak dengan cepat namun halal? Dunia olahraga dan entertainment di Amerika bisa menjadi pilihan. Walau kompetisinya juga berat. Orang berjuang tidak hanya mengalahkan orang lain, tapi yang terpenting mengalahkan diri sendiri, terus berjuang melawan kebosanan dan rasa lelah dalam berlatih, dan senantiasa tak kenal menyerah dalam mengejar peluang dan kesempatan mengejar cita-cita. Mereka mendedikasikan hidupnya demi apa yang mereka idam-idamkan, meskipun itu juga berarti banyak hal lain pula yang mereka korbankan, termasuk kehidupan pribadinya.

Nasihat yang kedua, do what you love and money will follow. Terdengar asyik dan idealistis. Walaupun kenyataannya bisa berkata lain. Banyak orang yang berfokus pada apa yang mereka sukai untuk dikerjakan. Beberapa sukses membangun bisnis dari hobby yang mereka geluti, seperti fotografi, menanam bunga, atau memasak. Orang-orang seperti Bill Gates atau Steve Jobs memiliki keberuntungan untuk bisa memilih bekerja dan membangun bisnis dari apa yang mereka sukai. Bill Gates lahir dari keluarga kaya, yang orang tuanya bisa menyekolahkan dia dan mengikuti computer camp, hal yang sangat baru di jamannya, sesuatu yang menggugah minat Bill Gates tentang komputer, dan membuatnya tergila-gila pada komputer sehingga rela meninggalkan kuliahnya dan mulai membangun kerajaan bisnisnya yang terkenal, Microsoft.

Steve Jobs agak lain. Meskipun ia diadopsi oleh keluarga yang pas-pasan, keluarga angkatnya memberikan janji kepada ibu kandungnya, bahwa mereka akan menyekolahkan Steve Jobs sampai kuliah. Steve Jobs mendapatkan keleluasaan untuk memilih jalan hidupnya sendiri, dan meskipun tidak meneruskan kuliah, ia mendapatkan kesenangan dalam mengutak-atik komputer yang membuatnya menjadi terkenal dengan perusahaan Apple-nya.

Di bangku kuliah, ia tekun mengikuti mata kuliah yang mungkin aneh buat orang lain, seperti kaligrafi. Suatu hal yang membuat tipe font dari komputernya menjadi kaya akan berbagai macam bentuk. Steve Jobs juga terkenal sangat disiplin, tekun, dan antusias dalam mengerjakan apa yang dicintainya. Ia bisa tahan duduk dan mengerjakan hal yang sama sampai berjam-jam, bahkan berhari-hari. Ia tidak terlalu menghiraukan penampilannya dan pandangan orang kepadanya.Namun dedikasinya dan kecintaannya pada bidang yang ia geluti mampu membawa dia kepada penciptaan produk-produknya yang fenomenal dan dikenang sepanjang jaman.

Dari dua nasihat di atas, apa yang bisa kita simpulkan?

1. Tidak ada nasihat yang cocok untuk segala hal dan kondisi. Buat beberapa orang, nasihat follow the money menjadi pilihan yang realistis. Sementara kecintaan kita pada sesuatu, belum tentu bisa menghasilkan uang, tapi paling tidak kita bahagia. Toh uang juga bukan segalanya.

2. Sebenarnya tidak peduli apakah kita mencintai yang kita lakukan atau tidak, kita tetap bisa sukses, kaya, dan bahagia dengan apapun yang telah kita raih atau kita hasilkan. Kunci utamanya adalah ketekunan dan profesionalitas. Kalau kita mahir dan menguasai bidang kita secara spesifik, maka kita bisa dibayar mahal atas kepakaran kita.

3. Apapun kondisi kita sebelumnya, kita selalu punya peluang untuk memperbaiki nasib kita. Kuncinya adalah kerja keras dan pantang menyerah. Senantiasa memanfaatkan peluang dan kesempatan untuk maju serta tidak menganggap kekurangan dan kelemahan diri sebagai penghalang.

4. Tidak hanya berfokus mengerjakan apa yang kita cintai atau sukai, melainkan pada pencapaian cita-cita. Untuk menjadi seorang pakar yang mumpuni kita perlu melatih diri melalui kesulitan dan pengorbanan yang tidak mudah. Mengerjakan hanya apa yang kita sukai tidak membuat diri kita maju dan berkembang, malah bisa membuat kita terlena.

5. Minat, bakat atau kecintaan terhadap sesuatu bukanlah akhir segalanya. Ia hanya modal awal untuk membuka kunci kesuksesan. Di antaranya, terbentang jalan perjuangan yang panjang dan berliku yang tidak cukup untuk hanya dibayangkan tapi juga untuk dilalui dengan keikhlasan dan kesabaran.

Renungan dari Seorang Arthur Ashe

Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983.

Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan:
“Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??”

Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:
Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, “Kenapa (harus) saya?”

Jadi ketika sekarang saya sakit, bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, “Kenapa (harus) saya?”

Kebahagiaan membuatmu tetap manis.
Cobaan membuatmu kuat. Kesedihan membuatmu tetap menjadi manusia.
Kegagalan membuatmu tetap rendah hati.
Kesuksesan membuatmu tetap berpijar.
Namun, hanya iman yg membuatmu tetap melangkah.

Layak dibagikan:

Kadang engkau merasa tidak puas terhadap kehidupanmu sementara banyak orang di dunia ini memimpikan bisa hidup sepertimu.

Anak kecil di ladamg memandang pesawat terbang di atasnya, dan memimpikan bisa terbang, tetapi sang pilot di pesawat itu memandang ladang di bawahnya dan memimpikan bisa pulang ke rumah.

Begitulah hidup.
Nikmatilah hidupmu.

Jika kekayaan adalah rahasia kebahagiaan, tentu orang-orang kaya akan menari-nari di jalanan.
Tapi? Hanya anak2 miskinlah yg melakukannya.

Jika kekuatan memang menjamin keamanan, tentu orang-orang penting akan berjalan tanpa pengawalan.
Tapi? Hanya mereka yg hidup sederhana yg bisa tidur nyenyak.

Jika kecantikan dan kepopuleran memang membawa kita pada hubungan yang ideal, tentu para selebriti pasti punya perkawinan yg terbaik.

Hiduplah sederhana
Berjalanlah dengan rendah hati.
Dan mencintailah dengan tulus..

Rahasia Shalat di Awal Waktu (Bag I)

Saudaraku…
Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu

Ternyata anjuran tersebut ada hikmahnya.

Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan dirasakan melalui perubahan warna alam.

Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan, psikologis dan lainnya.

Berikut ini kaitan antara shalat di awal waktu dengan warna alam.

🌾🌾🌾🌾🌾
Waktu Subuh

Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok).

Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia.

Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi.

Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi.

Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur.

Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal.

Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

🌞🌞🌞🌞🌞
Waktu  Zuhur

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati.

Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang.

Mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

🌝🌝🌝🌝🌝
Waktu Ashar

Alam berubah lagi warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat, rahim, ovarium/ indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan.

Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang.

Orang yang sering ketinggalan waktu Ashar akan menurun daya kreativitasnya.

Di samping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

Pelajaran Penting Tentang Mati

Inilah di antara tulisan terbaik Syekh Ali Thanthawi Mesir Rahimahullah:

Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu.
Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu ke tempatmu yang baru, kuburan.

Akan banyak orang yang mengantarkan jenazahmu bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaannya untuk ikut menguburkanmu. Dan mungkin banyak yang sudah tidak lagi memikirkan nasihatmu pada suatu hari…..

Barang barangmu akan dikemas; kunci kuncimu, kitab, koper, sepatu dan pakaianmu. Jika keluargamu setuju barang2 itu akan disedekahkan agar bermnfaat untukmu.

Yakinlah; dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dg kepergianmu.
Ekonomi akan tetap berlangsung!
Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain.
Hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu. Sedangkan kamu yg akan dihisab dan diperhitungkan untuk yang kecil dan yang besar dari hartamu!

Kesedihan atasmu ada 3;
Orang yg mengenalmu sekilas akan mengatakan, kasihan.
Kawan2mu  akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa!
Di rumah ada kesedihan yg mendalam! Keluargamu akan bersedih seminggu dua minggu, sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun??
Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip kenangan!

Demikianlah “Kisahmu telah berakhir di tengah2 manusia”.
Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, Akhirat!!
Telah musnah kemuliaan, harta, kesehatan, dan anak.
Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta.
Kini hidup yg sesungguhnya telah dimulai.

Pertanyaannya adalah:
Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu??
Hakikat ini memerlukan perenungan.

Usahakan dengan sungguh2;
Menjalankan kewajiban kewajiban,
hal-hal yg disunnahkan,
sedekah rahasia,
merahasiakan amal shalih,
shalat malam,
Semoga saja engkau selamat.

Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini insyaAllah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat. “Berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang orang mukmin”

(Diterjemahkan oleh Ust. Ainul Haris, semoga Allah mengampuninya)

Sejarah Stanford University (dari Harvard)

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.

Mereka meminta janji.

Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

“Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard”, kata sang pria lembut.

“Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat.

“Kami akan menunggu,” jawab sang Wanita.

Selama 4 jam lamanya sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi.

Tetapi nyatanya tidak.

Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.

“Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada sang Pimpinan Harvard.

Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk.

Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka.

Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang diluar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.

Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.

Sang wanita berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. bolehkah?” tanyanya, dengan mata yang menjeritkan penuh harap.

Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah.

Dia tampak terkejut. “Nyonya,” katanya dengan kasar, “Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.”

“Oh, bukan,” Sang wanita menjelaskan dengan cepat, “Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.”

Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, “Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung?! Kalian perlu memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.”

Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang.

Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?”

Suaminya mengangguk.

Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.

Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard

Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

My friend, kita seperti pimpinan Harvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai.

Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai.

Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju yg dikenakan.

Karena semua itu hanya penampilan luar.

Have a miracle day