Doa yang Dikabulkan

berdoa | berita broadcastSeseorang mengeluh pada Ustadz, “Dimanakah keadilan Allah, telah lama aku meminta dan memohon padaNya namun tak pernah dikabulkan. Aku shalat, puasa, bersedekah, berbuat kebajikan, tapi tak satupun keinginanku dikabulkan. Padahal seorang teman yang ibadahnya kacau, bicaranya menyinggung hati, akhlaknya buruk, tapi apa yang dimintanya terkabul dengan cepat! Oh sungguh Allah tidak adil.”

Ustad berkata, “Pernahkah engkau didatangi pengamen ?”

“Pernah, tentu saja” Kata orang itu.

“Bayangkan jika pengamen itu berpenampilan seram, bertato, bertindik, nyanyiannya tak merdu memekakkan telinga, apa yang kau lakukan ?”

Orang itu menjawab, “segera kuberi uang agar dia cepat berlalu dari hadapanku”

“Lalu bgmn jika pengamen itu besuara merdu mendayu, menyanyi dengan sopan dan menyanyi dengan sopan dan penampilannya rapi lagi wangi, apa yg kau lakukan?”

“Kudengarkan dan kunikmati hingga akhir lagu lalu kuminta ia bernyanyi lagi, lagi dan tambah lagi”, kata orang itu sambil tertawa.

“Kalau begitu bisa saja Allah bersikap begitu pada kita hambaNya. Jika ada manusia yang berakhlak buruk dan dibenciNya berdoa dan memohon padaNya, mungkin akan Dia firmankan pd malaikat “cepat berikan apa yang dia minta. aku muak dengan pintanya“.”

Tapi bila yang menadahkan tangan adalah hamba yang sholeh yang rajin bersedekah, maka Allah berfirman pada malaikatNya: “Tunggu. Tunda dulu apa yang dipintanya, aku menyukai doa2nya, Aku menyukai isak tangisnya. Aku tak ingin dia menjauh dari Ku setelah mendapat apa yg dipintanya. Aku ingin mendengar tangisnya karena Aku mencintainya.”

Subhanallah.

Selalulah BERPRASANGKA BAIK pada Allah, karena kita sebenarnya tidak tahu apa yang terbaik bagi diri kita.

Selamat berikhtiar menjemput rizki, permudah dengan doa dan Dhuha.

Pelajaran Penting Tentang Mati

Inilah di antara tulisan terbaik Syekh Ali Thanthawi Mesir Rahimahullah:

Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu.
Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu ke tempatmu yang baru, kuburan.

Akan banyak orang yang mengantarkan jenazahmu bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaannya untuk ikut menguburkanmu. Dan mungkin banyak yang sudah tidak lagi memikirkan nasihatmu pada suatu hari…..

Barang barangmu akan dikemas; kunci kuncimu, kitab, koper, sepatu dan pakaianmu. Jika keluargamu setuju barang2 itu akan disedekahkan agar bermnfaat untukmu.

Yakinlah; dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dg kepergianmu.
Ekonomi akan tetap berlangsung!
Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain.
Hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu. Sedangkan kamu yg akan dihisab dan diperhitungkan untuk yang kecil dan yang besar dari hartamu!

Kesedihan atasmu ada 3;
Orang yg mengenalmu sekilas akan mengatakan, kasihan.
Kawan2mu  akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa!
Di rumah ada kesedihan yg mendalam! Keluargamu akan bersedih seminggu dua minggu, sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun??
Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip kenangan!

Demikianlah “Kisahmu telah berakhir di tengah2 manusia”.
Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, Akhirat!!
Telah musnah kemuliaan, harta, kesehatan, dan anak.
Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta.
Kini hidup yg sesungguhnya telah dimulai.

Pertanyaannya adalah:
Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu??
Hakikat ini memerlukan perenungan.

Usahakan dengan sungguh2;
Menjalankan kewajiban kewajiban,
hal-hal yg disunnahkan,
sedekah rahasia,
merahasiakan amal shalih,
shalat malam,
Semoga saja engkau selamat.

Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini insyaAllah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat. “Berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang orang mukmin”

(Diterjemahkan oleh Ust. Ainul Haris, semoga Allah mengampuninya)