Nak, Belajarlah Apa yang Kalian Suka

Kisah ajaib di siang suntuk saat jemput sekolah…

Azka “pa.. Tadi lomba renang.. I get urutan ke 5!!!”
Me “woooow I’m so proud of you.. You are amazing!!!!”
Azka “yeaaaaaay”

Ibu2 entah arisan di belakang “mas Ded.. Yang tanding kan per 6 orang.. Masak anaknya urutan ke 5 malah bangga.. Anak saya aja urutan ke 3 saya bilang payah… Nanti malas mas Ded…”
Me “Hahaha Iya yah… Wah saya soalnya waktu kecil diajari ayah ibu saya kalau tujuan renang itu Yah supaya gak tenggelam aja sih… Bukan supaya duluan sampe tembok.. Hehehe”
Ibu2 ” ah mas Ded bisa aja… Jangan gitu mas.. Ngajar anaknya.. Bener deh nanti malas.”
Me ” hahah Azka gak malas kok mbak.. Tenang aja.. Kmrn math nya juara 3, catur nya.. Lawan saya aja saya kalah skrg.. Eh anw mbak.. Saya juga gak masalah punya anak malas.. Di hal yang dia gak bisa… Atau gak suka… Yg penting dia usaha… Drpd anak rajin tapi Stress punya ibu yg Stress juga marahi anaknya krn cuma dpt juara 3 lomba renang…. ”
Ibu ” hehehe… Mas saya jalan dulu Yah..”
Me ” gak renang aja mbak?”

Senyap….

Ya ini kejadian benar dan tidak saya ubah ubah…
Apa sih yang sebenarnya terjadi secara gamblang…
Tahukah si ibu kalau Azka luar biasa di catur nya? (penting? NO… Sama dengan Renang..)
Atau Azka juga mendalami bela diri yg cukup memukau di banding anak seusianya…
Atau.. Azka.. Atau Azka…
Banyak kelebihan Azka..
Sama dengan kalian..
Banyak kelebihan yang kalian punya.. Artinya banyak kelemahan yang kalian. Punya juga..

Tapi apabila para orang tua memaksakan kalian sempurna di semua bidang dan menerapkannya dengan paksaan maka hanya akan terjadi 2 hal…

1. Si anak Stress dan membenci hal itu..

2. Si anak sukses di hal itu dan membenci orang tuanya (Michael Jackson contohnya)

Yuk kita lihat apa yang baik di diri anak kita.. (bila anda orang tua)
Yuk kita komunikasi kan apa yang kita suka (bila kita anak tersebut)
Mengajari dengan kekerasan tidak akan menghasilkan apapun.. Memarahi anak krn pelajaran adalah hal yang bodoh…
Saya sampai sekarang masih bingung mengapa naik kelas tidak naik adalah hal yang menjadi momok bagi ortu (kecuali masalah finansial)

Siapa sih yang menjamin naik kelas jadi sukses kelak?
Saya… Saya 2 kali tidak naik kelas… Yes… I am. Proudly to say..

Ayah saya ambil report.. Merah semua.. Dia tertawa.. “kamu… Belajar sulap tiap hari kan.. Sampai gak belajar yang lain..”
“iya pa”
“sulapnya jago… Belajarnya naikin Yuk.. Gak usah bagus… Yg penting 6 aja nilainya.. Ok?.. Pokoknya kalau nilai nya kamu 6.. Papa beliin alat sulap baru… Gimana?”
Wow… My target is 6…..
Not 8.. Not 9… NOT 10!!!! It’s easy….. Its helping… Its good communication between me and my father…. Its a GOOD Deal… Dan Ibu saya? Mendukung hal itu.

Apa yang mereka dapat saat ini?
Anaknya yang nilainya tidak pernah lebih dr 6/7 tetap sekolah.. Kuliah… Jadi dosen Tamu .. Mengajar di beberapa kampus..

Oh.. Anaknya…
Become one thing they never imagine…

World Best Mentalist
(Merlin Award Winner : penghargaan tertinggi di seni sulap dunia) 2 kali berturut turut….

Apa Yang terjadi kalau saat itu saya dihukum… Dimarahi.. Di larang lagi bermain sulap?…
Apa? Maybe I be one of the people working on bus station… ( other Bad… Not Great)
Yuk stop Memarahi anak krn pelajaran nya… Karena ke unik an nya…
Kita cari apa yang mereka suka… Kita dukung..

U never know what it will bring them in the future… Might indeed surprise you…

Dear .. Parents.

Sumber dari blog Deddy Corbuzier

Mendidik Anak Perempuan (Bag II – Selesai)

Tantangan orang tua adalah mendidik anaknya dengan sebaik-baiknya. Salah satunya adalah mendidik anak perempuannya dizaman era bebas seperti ini.

18| Sentuhan yg meragukan. Yakni antara kasing sayang versus nafsu. Biasanya berpindah-pindah tempat. Dari kepala turun ke bahu trus ke pinggang

19| Jika sudah melewati batas bahu, yakni ke pinggang, atau ke perut, ajarkan anak utk menolak dgn kalimat “Aku gak suka ah”

20| Terakhir, sentuhan haram yakni di wilayah sekitar kemaluan dan buah dada. Ajarkan anak kemampuan utk menolak dan menghindar

21| Dengan mengajari anak wanita kita tentang sentuhan, mengajarkan juga kepada mereka tentang berharganya tubuh mereka. Tidak sembarangan disentuh

22| Selain itu, ajarkan juga kepada anak wanita kita tentang siapa itu saudara, sahabat, kenalan dan orang asing. Sikapi dgn beda

23| Buat anak wanita tidak membutuhkan sosok lelaki lain yg jadi ‘pahlawan’ nya selain ayah, kakek dan kakak kandungnya

24| Saat mereka tumbuh remaja, tak jual murah dirinya demi dicintai lelaki lain. Sebab sudah ada sosok lelaki idola dalam hidupnya, khususnya ayahnya

25| Sebagian besar remaja wanita yg memutuskan untuk pacaran, karena tak punya lelaki idola di rumahnya sebagai tempat berbagi

26| Dengan ayah dan kakak kandung tidak akrab. Sehingga ia membutuhkan figur lelaki lain. Akhirnya, perlahan kesuciannya pudar. Jadilah mereka anak cabe-cabean

27| Itulah kenapa AYAH perlu hadir dalam jiwa anak wanita sedari dini. Harus ada ikatan batin di antara mrk agar anak wanita tak cari idola lain

28| Ayah harus sering berkomunikasi dengan anak wanitanya saat dalam kandungan. Saat lahir, anak mengenali suara ayahnya pertama kali yg didengar

29| Saat lahir, jadikan wajah AYAH lebih banyak di-scan dalam memori anak. Hadirkan ekspresi saat menggendong anak

30| Ikatan batin antara ayah dan anak wanita ini memberi pengaruh saat anak tumbuh dewasa dan mengalami persoalan hidup

31| Saat anak wanita mulai jatuh cinta, ia akan jadikan AYAH sebagai mentor cintanya. Tak ingin ditipu lelaki buaya. Nasehat ayah jadi panduan

32| Saat anak wanita siap menikah, ia mencari sosok lelaki yg seperti ayahnya. Atau setidaknya pilihan ayahnya

33| Bahkan saat anak wanita menjalani gonjang ganjing pernikahan. Ia tak butuh lelaki lain sebagai tempat curhat. Ayahnya lah yg jadi labuhan

34| Peran ayah dalam menjaga kesucian anak wanita amatlah vital. Rusaknya moral anak wanita saat ini salah satunya karena ketidakterlibatan ayah dalam mengasuh

35| Karena itu, ajaklah para ayah agar terlibat dalam pengasuhan. Tak cuma sekedar cari nafkah. Tapi peduli akan anaknya khususnya yg wanita

36| Semoga anak wanita di negeri ini selalu jaga kesuciannya sehingga lahir generasi yg diberkahi. Sekian.

Mohon maaf jika tak berkenan

Mendidik Anak Perempuan (Bag I)

Tantangan orang tua adalah mendidik anaknya dengan sebaik-baiknya. Salah satunya adalah mendidik anak perempuannya dizaman era bebas seperti ini. Berikut kutipan tips dari Ust Bendri Jaisyurrahman tentang mendidik anak wanita.

1| Berbahagialah orang tua yg dikaruniakan anak wanita sebab Rasulullah telah menjamin baginya surga jika sabar dan sukses mendidiknya

2| Barangsiapa yg diuji dengan memiliki anak wanita, lalu ia asuh mereka dengan baik, maka anak itu akan menjadi penghalangnya dari api neraka (HR.Bukhari)

3| Sebagian orangtua menganggap remeh mendidik anak wanita, bahkan lebih mengunggulkan anak laki. Padahal wanita adalah tiang peradaban dunia

4| Itulah kenapa, jika gagal mendidik anak wanita berarti kita telah memutus kebaikan untuk generasi masa depan

5| Gagal mendidik anak wanita berarti kelak kita akan kekurangan ‪#‎ibubaik‬ di masa depan. Dan ujung-ujungnya rusaklah masyarakat

6| Ajarilah anak wanita kita akan keutamaan menjaga kesucian diri bukan sekedar menjaga keperawanan. Suci dan perawan itu beda !

7| Perawan terkait dengan faktor fisik, dimana selaput dara tidak robek. Sementara suci terkait dgn faktor akhlak dan sikap

8| Banyak wanita yang bisa jadi masih perawan tapi tidak suci. Ia membiarkan badannya disentuh, bibirnya dikecup lelaki lain, asal tidak bersetubuh

9| Sementara banyak juga wanita yg tidak perawan atas sebab kecelakaan, terjatuh, tapi masih suci. Sebab ia tak biarkan lelaki lain menyentuhnya

10| Quran memberikan gelar wanita terbaik kepada Maryam tersebab ia selalu menjaga kesucian dirinya dalam kata, sikap dan tingkah laku

11| Maryam tak sembarang gaul dengan lelaki asing. Maka, saat ia dinyatakan hamil, ia tetap suci di mata Allah

12| Demikian pula dengan Bunda Khadijah, istri rasulullah yg tidak lagi perawan tapi digelari ‘Ath Thohirah’ atau wanita suci

13| Dari rahim wanita suci kelak muncul generasi berkualitas. Nabi Isa adalah bukti keberkahan dari wanita yg menjaga kesuciannya

14| Maka, tugas utama ortu yang memiliki anak wanita adalah mengingatkan pentingnya kesucian bukan sekedar keperawanan

15| Ajarkan anak wanita utk bersikap sepatutnya terhadap lelaki asing atau yg bukan mahram. Ramah boleh tapi tetap jaga kemuliaan diri

16| Saat anak wanita belum baligh atau masih anak2, ajarkan ia utk membedakan 3 jenis sentuhan : pantas, meragukan dan haram

17| Sentuhan pantas itu muaranya kasih sayang. Ini dilakukan oleh orang lain kepada anak wanita yg belum baligh di bagian sekitar kepala dan pundak

 

Apresiasi Apa yang Anak Lakukan, Bukan Memarahi

Kisah ajaib di siang suntuk saat jemput sekolah…

Azka “pa.. Tadi lomba renang.. I get urutan ke 5!!!”
Me “woooow I’m so proud of you.. You are amazing!!!!”
Azka “yeaaaaaay”

Ibu2 entah arisan di belakang “mas Ded.. Yang tanding kan per 6 orang.. Masak anaknya urutan ke 5 malah bangga.. Anak saya aja urutan ke 3 saya bilang payah… Nanti malas mas Ded…”
Me “Hahaha Iya yah… Wah saya soalnya waktu kecil diajari ayah ibu saya kalau tujuan renang itu Yah supaya gak tenggelam aja sih… Bukan supaya duluan sampe tembok.. Hehehe”
Ibu2 ” ah mas Ded bisa aja… Jangan gitu mas.. Ngajar anaknya.. Bener deh nanti malas.”
Me ” hahah Azka gak malas kok mbak.. Tenang aja.. Kmrn math nya juara 3, catur nya.. Lawan saya aja saya kalah skrg.. Eh anw mbak.. Saya juga gak masalah punya anak malas.. Di hal yang dia gak bisa… Atau gak suka… Yg penting dia usaha… Drpd anak rajin tapi Stress punya ibu yg Stress juga marahi anaknya krn cuma dpt juara 3 lomba renang…. ”
Ibu ” hehehe… Mas saya jalan dulu Yah..”
Me ” gak renang aja mbak?”

Senyap….

Ya ini kejadian benar dan tidak saya ubah ubah…
Apa sih yang sebenarnya terjadi secara gamblang…
Tahukah si ibu kalau Azka luar biasa di catur nya? (penting? NO… Sama dengan Renang..)
Atau Azka juga mendalami bela diri yg cukup memukau di banding anak seusianya…
Atau.. Azka.. Atau Azka…
Banyak kelebihan Azka..
Sama dengan kalian..
Banyak kelebihan yang kalian punya.. Artinya banyak kelemahan yang kalian. Punya juga..

Tapi apabila para orang tua memaksakan kalian sempurna di semua bidang dan menerapkannya dengan paksaan maka hanya akan terjadi 2 hal…

1. Si anak Stress dan membenci hal itu..

2. Si anak sukses di hal itu dan membenci orang tuanya (Michael Jackson contohnya)

Yuk kita lihat apa yang baik di diri anak kita.. (bila anda orang tua)
Yuk kita komunikasi kan apa yang kita suka (bila kita anak tersebut)
Mengajari dengan kekerasan tidak akan menghasilkan apapun.. Memarahi anak krn pelajaran adalah hal yang bodoh…
Saya sampai sekarang masih bingung mengapa naik kelas tidak naik adalah hal yang menjadi momok bagi ortu (kecuali masalah finansial)

Siapa sih yang menjamin naik kelas jadi sukses kelak?
Saya… Saya 2 kali tidak naik kelas… Yes… I am. Proudly to say..

Ayah saya ambil report.. Merah semua.. Dia tertawa.. “kamu… Belajar sulap tiap hari kan.. Sampai gak belajar yang lain..”
“iya pa”
“sulapnya jago… Belajarnya naikin Yuk.. Gak usah bagus… Yg penting 6 aja nilainya.. Ok?.. Pokoknya kalau nilai nya kamu 6.. Papa beliin alat sulap baru… Gimana?”
Wow… My target is 6…..
Not 8.. Not 9… NOT 10!!!! It’s easy….. Its helping… Its good communication between me and my father…. Its a GOOD Deal… Dan Ibu saya? Mendukung hal itu.

Apa yang mereka dapat saat ini?
Anaknya yang nilainya tidak pernah lebih dr 6/7 tetap sekolah.. Kuliah… Jadi dosen Tamu .. Mengajar di beberapa kampus..

Oh.. Anaknya…
Become one thing they never imagine…

World Best Mentalist
(Merlin Award Winner : penghargaan tertinggi di seni sulap dunia) 2 kali berturut turut….

Apa Yang terjadi kalau saat itu saya dihukum… Dimarahi.. Di larang lagi bermain sulap?…
Apa? Maybe I be one of the people working on bus station… ( other Bad… Not Great)
Yuk stop Memarahi anak krn pelajaran nya… Karena ke unik an nya…
Kita cari apa yang mereka suka… Kita dukung..

U never know what it will bring them in the future… Might indeed surprise you…

dear .. Parents.

http://www.thecorbuzier.com/blog/belajar-yang-kalian-suka