Sejarah Penamaan Planet di Tata Surya

Sembilan planet yang kita tahu adalah Mervebumajusaurneplu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto. Dari manakah nama planet tersebut diambil?

  • Nama Merkurius diambil dari nama seorang Dewa Romawi yang juga merupakan seorang pengantar berita, karena kemampuannya mengantar berita secara cepat. Nama itu kemudian diberikan kepada planet terdekat dari Matahari ini karena waktu revolusinya yang juga cepat.Dalam bentuknya yang paling awal, beliau nampaknya berkaitan dengan dewa Etruscan Turms, namun sebahagian besar ciri dan mitologinya dipinjam daripada analogi dewa Greece, Hermes.
    Mercury telah aspek dasarnya sama seperti Hermes, mengenakan kasut bersayap talaria dan petasos bersayap, serta membawa caduceus (lambang perubatan), sebatang tongkat dengan dua ular yang terjalin iaitu hadiah Apollo untuk Hermes.
  • Planet ini diambil dari nama seorang dewi cinta dan kecantikan Romawi, Dewi Venus. Maka simbol yang digunakan ialah simbol yang merepresentasikan benda yang paling sering digunakan oleh Dewi Venus: cermin genggamnya. Dari abad ketiga SM, meningkatnya Helenisasi kelas atas Rom dikenalpasti sebagai padanan dari dewi Greek Aphrodite. Venus merupakan pasangan kekasih kepada Mars. Planet Venus dinamakan sempena namanya kerana planet itu paling cantik.
  • Beberapa sumber mengatakan bahawa Earth merupakan nama lain kepada Dewi Gaia, Dewi yang menjaga alam semesta dan memberi kemakmuran serta kehidupan. Mungkin, nama itu diberikan kepada planet tempat kita bermukim ini kerana di sini merupakan tempat yang memiliki sumber kehidupan yang sangat penting iaitu, air. Gaia itu bermakna tanah atau Bumi. Gaia adalah primordial dewi di kuil dewa-dewi Greek kuno dan dianggap sebagai Ibu Dewi atau Dewi Agung.
  • Permukaan planet Mars yang merah darah membuat planet ini dinamakan serupa dewa perang Romawi bernama sama. Simbolnya dilambangkan serupa tameng dan tombak yang digunakan dewa tersebut. ketika perang.
  • Dalam mitologi Romawi, Jupiter atau Jove adalah raja para dewa, dan dewa langit dan guruh. Dia adalah Zeus dalam kuil para dewa Greek.

    Sebagai dewa pelindung Rom purba, dia memerintah atas hukum dan susunan sosial. Dia adalah ketua dewa Capitoline Triad, dengan saudara / isteri Juno. Jupiter juga adalah ayah kepada dewa Mars dengan Juno. Oleh kerana itu, Jupiter adalah datuk kepada Romulus and Remus, pengasas lagenda Roma.

    Dia adalah putera kepada Saturn, bersama dengan saudara-saudara Neptune dan Pluto.
    Raja dewa ini juga dikatakan bertubuh gergasi, maka sesuailah namanya diletakkan pada planet Jupiter kerana planet ini adalah yang terbesar di dalam Sistem Suria kita.

  • Saturnus adalah Dewa Pertanian dalam kisah Romawi. Dengan simbol serupa huruf h, simbol untuk planet Saturnus menggambarkan bentuk sabit/arit yang kerap digunakan Dewa Saturnus. Saturn selain digunakan pada nama planet Saturn (Zuhal) , juga digunakan pada hari Saturday (Sabtu).
  • Simbol planet Uranus merupakan gabungan dari dua simbol lainnya, yakni simbol Mars dan Matahari, karena dalam mitologi, keduanya terkait dengan Uranus. Uranus yang menggambarkan surga dalam kisah mitologi Romawi dipercaya dipimpin oleh cahaya Matahari dan kekuatan dari Mars. Menurut Nyanyian Rohani Orphic, Uranus adalah putera personifikasi malam, Nyx. Persamaannya dalam mitologi Romawi iaitu Caelus, juga daripada caelum Perkataan Latin untuk langit.
  • Neptunus, merupakan nama dewa Laut. Simbol dari planet ini digambarkan serupa trisula yang sering dibawa Dewa Neptunus. Neptune berkaitan juga dengan air segar, sebagai lawan kepada Oceanus, dewa dunia-laut. Seperti Poseidon, Neptune juga disembah oleh orang-orang Romawi sebagai dewa kuda, di bawah nama Neptune Equester pelindung pacuan kuda.
  • Meski Pluto telah dikategorikan sebagai planet katai sejak 2006, simbolnya masih tetap seperti sedia kala. Lambangnya merupakan gabungan dari huruf P dan L. Selain menggambarkan inisial dari nama planet ini, PL juga merupakan inisial dari Percival Lowell, sang astronom penemu planet kecil ini. Pluto ditemukan oleh Clyde William Tombaugh, seorang astronom muda di Observatorium Lowell, pada 18 Februari 1930.
bumi
bumi
neptunus
neptunus
venus
venus

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *