Pidato Bung Karno 17 Agustus dari Tahun ke Tahun

pidato bung karno | berita broadcastSetiap memperingati Hari Kemerdekaan RI, presiden Indonesia menyampaikan pidatonya. Di bawah ini, kami rangkum cuplikan pidato kemerdekaan dari Presiden Pertama RI, Soekarno.

(17 Agustus 1945, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia)

……“Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib-tanah-air di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiridengan kuatnya.”

17 Agustus 1948
(SeluruhNusantara Berjiwa Republik).

“Kemerdekaan tidakmenyudahi soal-soal, kemerdekaan malah membangunkan soal-soal, tetapi kemerdekaan juga memberi jalan untuk memecahkan soal-soal itu. Hanya ketidak-merdekaanlah yang tidak memberi jalan untuk memecahkan soal-soal…Bersatulah. Bhinneka Tunggal Ika. Kalau mau dipersatukan, tentulah bersatu pula!”

17 Agustus 1949
(TetaplahBersemangat Elang-Rajawali!).

“Kita belum hidup di dalam sinar bulan yang purnama, kitamasih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang-rajawali!.”

17 Agustus 1950
(Dari Sabang Sampai Merauke).

“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan turunnya si tiga warna. Selama masih ada ratap-tangis digubuk-gubuk, belumlah pekerjaan kita selesai!…. Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyaknya keringat.”

17 Agustus 1951
(Capailah Tata-Tentrem-Kerta-Raharja).

“Adakanlah koordinasi,adakanlah simfoni yang seharmonis-harmonisnya antara kepentingan-sendiri dan kepentingan-umum, dan janganlah kepentingan-sendiri itu dimenangkan di atas kepentingan-umum!”.

Merdekaaaa….!!!

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *