Petugas Tol Ini Perlu Ditiru

Suatu pagi saya melintas gerbang tol, seorang petugas tol paruh baya dengan gaya semangat dan wajah sumringah menyambut saya.

“Pagi boss, apa kabar?”, sambil cekatan menyiapkan kembalian.

Dengan sedikit ragu sayapun membalas sapaannya sambil tersenyum.

Setelah saya terima uang kembalian dan mulai nge-gas, dia lempar lagi kalimat luar biasa yang tidak saya duga-duga.

“Hati-hati di jalan boss!”

Sepanjang toll saya berfikir. Banyak pertanyaan muncul di benak saya.

Kok ada ya petugas toll seperti itu?
Apa maksudnya?
Apa untungnya buat dia?
Apa dia kenal sama saya?
Apakah semua pengendara dia sapa seperti itu?
Seberapa konsisten dia melakukan itu?

Menjawab penasaran, sayapun coba melewati gerbang toll yang sama dan jam yang kurang lebih sama. Tapi sayang petugasnya bukan si bapak yang kemarin. Dan benar dugaan saya, sayapun tidak mendapatkan sambutan yang sama. Karena memang ini bukan standar layanan mereka toh.

Keesokan harinya barulah saya jumpa lagi dengan dia. Sayapun mendapat sambutan dan gaya khas yang sama…

Luar biasa nih orang, pikir saya….

Karena penasaran sayapun menepi di sisi kiri ruas toll +/- 10 meter dari pintu toll, HANYA UNTUK TAHU SIAPA DIA?

Saya sapa singkat, salami dan saya membaca namanya ‘SARDJONO’. Sambil berlari kecil saya tinggalkan kartu nama saya dan teriak, “Tolong telepon saya!!”

Singkat cerita 3 hari kemudian, surprise Pak Sardjono menelpon saya dengan nada bingung. Mungkin dia tidak tahu apa maksudnya Kang Ade ini?

Dari pembicaan pertelepon saya dapatkan pelajaran yang terucap dari mulutnya.

“Pak saya ini kerja 8 jam sehari, berada di box ukuran 2×1 meter. Lima tahun pertama masa kerja saya mengalami kejenuhan yang luar biasa. Saya tidak punya teman bicara. 8 jam perhari saya habiskan waktu tanpa kata-kata. Maka dengan cara seperti itulah saya mendapatkan banyak manfaat buat diri saya dan insyaAllah bisa memberikan manfaat juga bagi orang lain. Saya berharap setidaknya saya bisa memberi semangat dan semoga doa selamat kepada para pengguna jalan toll dikabulkan Tuhan”

Hebat!

Teman-teman saya yang luar biasa,
Inilah yang disebut the value of life. Banyak waktu terbuang tanpa memberi manfaat. Kita banyak belajar dari Pak Sardjono, meskipun cuma petugas pintu toll …

“Bahwa Hidup Harus Punya Manfaat Bagi Sesama”

Dari status facebook Kang Ade.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *