Janganlah Menjadi Anak Durhaka!

Suatu saat pd sesi tanya jawab kajian.

Penanya : Wahai Syeikh, Ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku & terjadi masalah antara Beliau dg istriku.

Syeikh: Ulangi pertanyaanmu..!!

Penanya : Ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku.

Syeikh : Coba ulangi pertanyaanmu..!!

Penanya : Ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku.

Syeikh : Ulangi lagi pertanyaanmu..!!

Penanya : Ibuku tinggal menumpang bersamaku.

Syeikh : Ulangi sekali lagi pertanyaanmu..!!

Penanya : Wahai Syeikh, tolong biarkan aku menyelesaikan dulu pertanyaanku, jangan Anda potong.

Syeikh : Pertanyaanmu salah, yg benar engkaulah yg hidup menumpang pd ibumu, meski rumah itu milikmu & atas namamu..

Penanya : Iya Syeikh, kalau demikian selesai sudah permasalahannya..

Syeikh : Jangan durhaka wahai anak, jangan durhaka wahai menantu..!!
Kamu dengan seluruh hartamu adalah milik ibumu,
Rasulullah SAW bersabda: “Engkau dan semua hartamu adalah milik Ayah Ibumu”.. [HR. Ibnu Majah no. 2291]

Imam Ibnu Majah Rohimakumullahu ta’ala, dari sahabat Utsman Ibn Affan Rodhiyallahu ‘anhu:
“Barangsiapa yang akhirat menjadi obsesinya, maka Allah Subhanahu wa ta’ala akan melancarkan semua urusannya, menjadikan hatinya terasa kaya, dan dunia akan datang
kepadanya dalam keadaan tunduk. Dan, barangsiapa yang dunia menjadi obsesinya, maka Allah subhanahu wa ta’ala akan mengacaukan semua urusannya, menjadikan hatinya miskin, dan dunia akan datang kepadanya sebatas yang ditakdirkan kepadanya.”
(HR Ibnu Majah, no. 4095)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *