Jangan Marahi Kasir Minimarket!

Di média sosial sedang ramai diperbincangkan tentang uang kembalian yang kurang saat kita membayar di kasir mini markét (misalnya Alfamart dan Indomaret). Ada yang menanyakan ke mana uang yang didonasikan itu disumbangkan. Ada pula yang mempermasalahkan prosédurnya. Pada tulisan ini saya tidak akan ikut beropini karena di luar sana sudah banyak yang bagus. Saya akan memandang dari sisi kasir, pegawai kecil yang umumnya adalah lulusan SMA/SMK dan dari kalangan ékonomi menengah ke bawah.

Setiap satu bulan sekali, pegawai Alfamart dan Indomaret lembur sampai pagi untuk melakukan pencocokan antara barang yang terjual dengan uang yang masuk. Meréka menamakan “Stock Opname”. Di supermarkét besar —misalnya Carrefour atau Hypermart— meréka menyebutnya “Inventory”. Tidak seperti di supermarkét Besar, di mini markét jika ternyata ada selisih, maka kekurangan ini ditanggung oléh seluruh karyawan toko, mulai dari Kepala Toko, Kasir, sampai Pramu. Bentuknya adalah pemotongan gaji. Pada toko-toko yang sering terjadi pencurian, pemotongan gaji ini bisa mencapai ratusan ribu rupiah perbulan. Uniknya, Pemilik Toko yang ékonominya lebih baik dari pada karyawannya, justru tidak ikut menanggung kerugian ini.

Saya pernah menemui kejadian, seharusnya uang kembalian adalah Rp 300. Tapi karena kasir tidak mempunyai uang récéh Rp 200 dan Rp 100, maka dia memberikan Rp 500. Orang awam mungkin menduga, selisih Rp 200 itu ditanggung oléh toko. Padahal itu adalah uang pribadi kasir. Di akhir jam kerjanya, kasir harus menyetor uang sesuai yang tercatat di komputer. Bila kurang, kasir harus nombok.
Karena itulah, jika saya menemui kejadian seperti ini, saya cepat-cepat bilang, “Nggak usah Néng. Kembaliannya buat kamu saja.”

Memberikan tips seperti ini, sama seperti kita memberikan tips ke tangan pelayan pizza atau ke tangan room boy di hotél, yaitu untuk dirinya pribadi. Anggap saja ungkapan rasa terima kasih dari kita karena meréka sudah memberikan pelayanan yang baik, padahal mungkin saja di balik keramahannya ini si kasir sedang “nge-long” (istilah untuk kerja maraton: Kemarin masuk siang pulang jam 22:30 lalu hari ini masuk pagi sehingga hanya punya waktu sedikit untuk tidur).

Kembali ke pokok pembicaraan. Menurut saya, langkah yang paling bijak adalah mengubah sistem, yaitu yang harus dibayar oléh konsumén dibulatkan ke bawah mendekati kelipatan Rp 500-an terdekat, sehingga kekurangan ini ditanggung oléh Pemilik Toko. Jangan dilimpahkan ke kasir, apalagi membiarkan kasir sebagai bidak untuk dimarahi konsumén. Istilahnya, masyarakat vs pemilik toko, kasir di tengah-tengah yang babak belur. Sekali lagi, kasir biasanya adalah anak-anak yang baru lulus SMA/SMK dan dari ékonomi menengah ke bawah. Anggap saja meréka adalah anak-anak kita sendiri.

Yang terakhir, bila anda khawatir uang kembalian itu disumbangkan ke tempat yang salah, lebih baik saat kasir bertanya, “Uang kembaliannya mau disumbangkan?” Jawab saja, “Jangan disumbangkan. Buat kamu saja.” Atau bawalah uang récéhan Rp 100 dan Rp 200-an dari rumah sehingga tidak perlu ada uang yang menjadi permén atau dipermasalahkan ke mana larinya.

Solusi lainnya? Bayarlah dengan Kartu Debet atau Kartu Krédit.

Catatan:
Saya bukan kasir, tidak mempunyai saudara yang bekerja di mini markét, dan tidak menjadi pewaralaba mini markét.

Ditulis oleh Mawan A. Nugroho

Dari Bangun Sampai Tidur Lagi, Semua Serba Produk Luar

Percayakah anda jika apa yang kita konsumsi dan gunakan berasal dari produk luar negeri? Mari kita cek satu-persatu.

● Bangun tidur anda minum apa?
Apa Aqua? (74% sahamnya milik Danone perusahaan Perancis) atau Teh Sariwangi (100% saham milik Unilever Inggris).

● Minum susu SGM (milik Sari Husada yang 82% sahamnya dikuasai Numico Belanda).

● Lalu mandi pakai sabun Lux dan Pepsodent (Unilever, Inggris).

● Sarapan?
Berasnya beras impor dari Thailand (BULOG-pun impor), gulanya juga impor (Gulaku, Malaysia).

● Mau santai habis makan, rokoknya Sampoerna (97% saham milik Philip Morris Amerika).

● Keluar rumah naik motor/mobil buatan Jepang, Cina,India, Eropa tinggal pilih.

● Sampai kantor nyalain AC buatan Jepang, Korea, Cina.

● Pakai komputer, hp (operator Indosat, XL, Telkomsel semuanya milik asing; Qatar, Singapura, Malaysia).

● Mau belanja?
Ke Carrefour, punya Perancis. Kalo gitu ke Alfamart (75% sahamnya Carrefour). Bagaimana dengan Giant? Ini punya Dairy Farm International,
Malaysia yang juga Hero.

● Malam-malam iseng ke Circle K dari Amerika.

● Ambil uang di ATM BCA, Danamon, BII, Bank Niaga, ah semuanya sudah milik asing walaupun namanya masih Indonesia.

● Bangun rumah pake semen Tiga Roda Indocement sekarang milik Heidelberg (Jerman) (61,70%). Semen Gresik milik Cemex Meksiko, Semen Cibinong punyanya Holcim (Swiss).

Masih banyak lagi kalo mau diterusin. By the way, BB atau HP anda pun buatan ‘luar’ dan masih banyak lagi belum dari makanan

CUMA KORUPTOR aja yang Asli Produk Indonesia..!!! *ups*

Tanpa mereka mungkin kita susah maju karena pekerjanya juga banyak warga indo tapi yang harus di banyakin itu yah para pengusaha asli Indonesia biar seimbang

Semoga generasi penerus kita banyak yang jadi pengusaha dan bukan bekerja dengan orang lain.

Sejarah Penamaan Planet di Tata Surya

Sembilan planet yang kita tahu adalah Mervebumajusaurneplu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto. Dari manakah nama planet tersebut diambil?

  • Nama Merkurius diambil dari nama seorang Dewa Romawi yang juga merupakan seorang pengantar berita, karena kemampuannya mengantar berita secara cepat. Nama itu kemudian diberikan kepada planet terdekat dari Matahari ini karena waktu revolusinya yang juga cepat.Dalam bentuknya yang paling awal, beliau nampaknya berkaitan dengan dewa Etruscan Turms, namun sebahagian besar ciri dan mitologinya dipinjam daripada analogi dewa Greece, Hermes.
    Mercury telah aspek dasarnya sama seperti Hermes, mengenakan kasut bersayap talaria dan petasos bersayap, serta membawa caduceus (lambang perubatan), sebatang tongkat dengan dua ular yang terjalin iaitu hadiah Apollo untuk Hermes.
  • Planet ini diambil dari nama seorang dewi cinta dan kecantikan Romawi, Dewi Venus. Maka simbol yang digunakan ialah simbol yang merepresentasikan benda yang paling sering digunakan oleh Dewi Venus: cermin genggamnya. Dari abad ketiga SM, meningkatnya Helenisasi kelas atas Rom dikenalpasti sebagai padanan dari dewi Greek Aphrodite. Venus merupakan pasangan kekasih kepada Mars. Planet Venus dinamakan sempena namanya kerana planet itu paling cantik.
  • Beberapa sumber mengatakan bahawa Earth merupakan nama lain kepada Dewi Gaia, Dewi yang menjaga alam semesta dan memberi kemakmuran serta kehidupan. Mungkin, nama itu diberikan kepada planet tempat kita bermukim ini kerana di sini merupakan tempat yang memiliki sumber kehidupan yang sangat penting iaitu, air. Gaia itu bermakna tanah atau Bumi. Gaia adalah primordial dewi di kuil dewa-dewi Greek kuno dan dianggap sebagai Ibu Dewi atau Dewi Agung.
  • Permukaan planet Mars yang merah darah membuat planet ini dinamakan serupa dewa perang Romawi bernama sama. Simbolnya dilambangkan serupa tameng dan tombak yang digunakan dewa tersebut. ketika perang.
  • Dalam mitologi Romawi, Jupiter atau Jove adalah raja para dewa, dan dewa langit dan guruh. Dia adalah Zeus dalam kuil para dewa Greek.

    Sebagai dewa pelindung Rom purba, dia memerintah atas hukum dan susunan sosial. Dia adalah ketua dewa Capitoline Triad, dengan saudara / isteri Juno. Jupiter juga adalah ayah kepada dewa Mars dengan Juno. Oleh kerana itu, Jupiter adalah datuk kepada Romulus and Remus, pengasas lagenda Roma.

    Dia adalah putera kepada Saturn, bersama dengan saudara-saudara Neptune dan Pluto.
    Raja dewa ini juga dikatakan bertubuh gergasi, maka sesuailah namanya diletakkan pada planet Jupiter kerana planet ini adalah yang terbesar di dalam Sistem Suria kita.

  • Saturnus adalah Dewa Pertanian dalam kisah Romawi. Dengan simbol serupa huruf h, simbol untuk planet Saturnus menggambarkan bentuk sabit/arit yang kerap digunakan Dewa Saturnus. Saturn selain digunakan pada nama planet Saturn (Zuhal) , juga digunakan pada hari Saturday (Sabtu).
  • Simbol planet Uranus merupakan gabungan dari dua simbol lainnya, yakni simbol Mars dan Matahari, karena dalam mitologi, keduanya terkait dengan Uranus. Uranus yang menggambarkan surga dalam kisah mitologi Romawi dipercaya dipimpin oleh cahaya Matahari dan kekuatan dari Mars. Menurut Nyanyian Rohani Orphic, Uranus adalah putera personifikasi malam, Nyx. Persamaannya dalam mitologi Romawi iaitu Caelus, juga daripada caelum Perkataan Latin untuk langit.
  • Neptunus, merupakan nama dewa Laut. Simbol dari planet ini digambarkan serupa trisula yang sering dibawa Dewa Neptunus. Neptune berkaitan juga dengan air segar, sebagai lawan kepada Oceanus, dewa dunia-laut. Seperti Poseidon, Neptune juga disembah oleh orang-orang Romawi sebagai dewa kuda, di bawah nama Neptune Equester pelindung pacuan kuda.
  • Meski Pluto telah dikategorikan sebagai planet katai sejak 2006, simbolnya masih tetap seperti sedia kala. Lambangnya merupakan gabungan dari huruf P dan L. Selain menggambarkan inisial dari nama planet ini, PL juga merupakan inisial dari Percival Lowell, sang astronom penemu planet kecil ini. Pluto ditemukan oleh Clyde William Tombaugh, seorang astronom muda di Observatorium Lowell, pada 18 Februari 1930.
bumi
bumi
neptunus
neptunus
venus
venus

Tentang Situs Lapor.go.id vs LaporPresiden.org

Rekan2 sekalian yb.,

Menanggapi beberapa pertanyaan seputar kaitan LaporPresiden.org dengan LAPOR! lapor.go.id yang ditujukan kepada Kantor Staf Presiden, bisa saya sampaikan sbb.

LaporPresiden.org adalah hasil inisiasi publik, sedangkan lapor.go.id adalah hasil inisiasi pemerintah. Saat ini keduanya sudah terintegrasi dan bersifat komplementer dalam melayani pengaduan masyarakat. “Engine” lapor.go.id digunakan juga untuk meneruskan dan menindaklanjuti laporpresiden.org.

Sebagai latar belakang, sudah ada sejumlah kanal pengaduan yang diinisiasi publik maupun pemerintah sebelum diluncurkannya lapor.go.id. Sehingga lapor.go.id berfungsi bukan untuk meniadakan kanal yang sudah ada atau menghambat inovasi baru, melainkan sebagai sistem pengaduan nasional yang dapat menghubungkan seluruh kanal yang ada dalam rangka mewujudkan tata kelola pengaduan publik yang terintegrasi.

Dasar hukum LAPOR! (lapor.go.id) tercantum dalam Perpres 76/2013, yang di-detailkan juga dalam Permenpanrb tentang roadmap sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional.

Dengan demikian silakan menggunakan kedua kanal yang ada untuk menyampaikan keluhan dan laporan mengenai kualitas pelayanan publik dan untuk berpartisipasi dalam memantau kemajuan pembangunan.

Salam dan jabat erat,
Yanuar Nugroho
Deputi II Kepala Staf Kepresidenan

Rahasia Kebahagiaan ala Syekh Asy-Syinqithi

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
ﻳﺎﻭﻟﺪﻱ… ﺭﺍﺟﻊ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ؛ ﻻﺗﻨﺴﻪ… ﺃﻣﺎﻣﻚ ﺣﻔﻞ ﺗﻜﺮﻳﻢ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ، ﻟﻴﺲ ﻛﺎﺣﺘﻔﺎﻻﺕ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ
ﺇﻳﺎﻙ ﺃﻥ ﺗﺨﻄﺊ ﻭﻗﺪ ﻗﻴﻞ ﻟﻚ: (ﺍﻗﺮﺃ ﻭﺍﺭﺗﻖ ﻭﺭﺗﻞ)

Wahai ananda, ulangi terus membaca Alquran, jangan sampai melupakannya, kelak hari kiamat akan ada acara penghargaan yg tidak sama dengan acara festifal-festifal di dunia, oleh karena itu waspadalah jangan sampai kamu menyesal, padahal sudah disampaikan kepadamu “bacalah, naiklah dan tartilkanlah.. ”

جالس العلماء بعقلك

Duduklah bersama ulama dengan akalmu

وجالس الامراء بعلمك

Duduklah bersama pemimpin dengan ilmumu

وجالس الاصدقاء بأدبك

Duduklah bersama teman dengan kesantunan adabmu

وجالس أهل بيتك بعطفك

Duduklah bersama keluarga dengan kelembutanmu

وجالس السفهاء بحلمك

Duduklah bersama orang bodoh dengan kemurahan hatimu

وكن جليس ربك بذكرك

Jadilah teman Robb-mu dengan mengingat-NYA

وكن جليس نفسك بنصحك

Dan jadilah teman bagi dirimu sendiri dengan nasihatmu

لا تَحزنْ على طيبتك؛ فَإن لَم يُوجَد في الارض مَن يقدرها؛ ففي السَماء مَن يباركهَا…

Tidak usah bersedih jika di dunia tidak ada yang menghargai kebaikanmu, karena di langit ada Zat yang mengapresiasi dengan berkahnya …

حياتنا كالورود فيها من الجمال ما يسعدنا وفيها من الشوك ما يؤلمنا.

Kehidupan kita ibarat mawar, disamping memiliki keindahan yang bikin kita bahagia, juga memiliki duri yang bikin kita tersakiti

ما كان لك سيأتيك رغم ضعفك.!!

Apa yang ditetapkan bagimu niscaya akan mendatangimu, meskipun kamu tdk ada daya

وما ليس لك لن تناله بقوتك.!!

Sebaliknya apa yg bukan milikmu, kamu tidak akan mampu meraihnya dengan kekuatanmu

لا أحد يمتاز بصفة الكمال سوى اللہ. لذا كف عن نبش عيوب الآخرين.

Tidak seorangpun yg memiliki sifat sempurna selain Allah, oleh karna itu berhentilah dari mencari-cari aib orang lain

الوعي في العقول وليس في الأعمار، فالأعمار مجرد عداد لأيامك، أما العقول فهي حصاد فهمك وقناعاتك في حياتك..

Kesadaran itu pada akal, bukan pada usia, umur hanyalah bilangan harimu, sedangkan akal adalah hasil pemahaman dan kerelaanmu terhadap kehidupanmu

كن لطيفاً بتحدثك مع الآخرين، فالكل يعاني من وجع الحياة وأنت ﻻتعلم.

Berlemah lembutlah ketika bicara dengan orang lain, karena setiap orang merasakan derita hidupnya masing2, sedangkan kamu tidak mengetahuinya

كل شيء ينقص إذا قسمته على اثنين إلا
“السعادة”
فإنها تزيد إذا تقاسمتها مع الآخرين.

Semua hal akan berkurang jika dibagi bagi, kecuali KEBAHAGIAAN, justru akan bertambah jika kamu bagi kepada yg lain.

Sumpahku: Tak Sudi Aku Cium Tanganmu, Gus Dur!

Saat nyantri di sebuah pesantren, bahkan awal-awal kuliah ada 2 hal yang ekstrim dan kaku dalam cara pandang dan sikap keislamanku. Pertama, saya anti Pancasila. Kedua, sumpahku: saya tidak akan cium tangan Gus Dur. Mengapa? Wali ke-10 ini, dulu saat saya baru melek dunia intelektual, bagi saya merusak Islam, agen Yahudi dan pemikirannya aneh, nyeleneh dan bikin pusing. Gak mudeng!

Padahal, secara sosiologi dan budaya saya lahir dari keluarga NU. KH. Zayyadi, kakekku santri Mbah Kholil waliyullah dan guru bagi kiai-kiai se-Madura dan Jawa. Satu “kotakan”, gubuk dan ruangan dengan KH. As’ad Syamsul Arifin Situbondo.

Bagaimana saya bisa cinta pemikiran keislaman Gus Dur? Bagaimana saya batalkan sumpah, bahkan dengan lahap mencium tangannya?

Akhir 99, pasca lepas dari sektariat Golkar di MPR, saya ngajar di SMU Madania Bogor. Sekolah berasrama ini digagas oleh Cak Nur. Di sinilah saya mulai dekat, mengenal, membaca dan sesekali ngobrol bila beliau datang. Secara intens saya diasah oleh suhu Nafis, muridnya dan direktur boarding ini. Sejak itu saya menikmati garis metodologi dan ideologi keislaman, keindonesian dan kemodernan. Akrablah saya dengan istilah inklusivisme, al-hanifiyat al-samhah, toleransi, pluralisme, egaliter, Piagam Madinah dll. Pokoknya wacana Islam kontemporer.

Saat nempuh S-2, saya lebih dekat lagi dengan Cak Nur. Saya jadi staf di Yayasan Wakaf Paramadina. Bahkan diusulkan jadi sekpri beliau. Tak jadi karena hal lain.

Cak Nur dan Gus Dur itu berkeluarga dan berkarib sangat dekat. Itulah penyambung saya ke Gus Dur. Kapan saya awal kali nyium tangan Gus Dur?

Saat ultah Paramadina. Saat itu saya jadi penanggung jawab Klub Kajian Agama (KKA). Rangkaian acaranya, salah satunya bedah buku. Lokasinya di kampus Paramadina. Narsumnya Gus Dur dan Kang Jalal.

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00. Para undangan: ada menteri, pejabat, dosen, para civitas kampus dan jamaah sudah resah. Gus Dur tidak muncul2. Sebagai penanggung jawab acara saya panas dingin. Ketua Yayasan suda gak sabar dan minta tanggung jawabku.

Saya telpon mas Sulaiman, ajudan Gus Dur. Beliau ada di PBNU. Tapi, “Gus Dur tidur mas. Saya tidak berani bangunin”, katanya. Waduh, mumet, keringatan dan meriang diriku.

Saya membeku di teras lobby kampus. Sendirian. Lalu saya baca fatihah. “Gus, bangun. Kalau tidak, sungguh saya tidak akan pernah cium tangan jenengan”, batinku bicara mengarah ke Gus Dur. Tiba-tiba, Sulaiman telpon. “Gus Dur sudah bangun dan otw ke kampus”, infonya.

Tak lebih 15 menit mobilnya sudah tiba di halaman kampus. Saya songsong kursi rodanya. Saya jemput tangannya dan saya cium beberapa kali. “Maafkan saya Gus”, kataku. “Tak apa.Kamu kan gak kenal saya saat itu”, jawabnya. Lho, ya, Allah, bagaimana ia tahu sumpah kurang ajarku saat masa lalu?! Aku kangen jenengan Gus. Lahu alfatihah.

Dari facebook Mohammad Monib

Stand Dompet Dhuafa di Mal Jabodetabek

Buat belanja kurang,buat amal kegedean?

“Sesungguhnya orang2 yg bersedekah baik laki2 maupun perempuan dan meminjamkan kpd Allah pinjaman yg baik,niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kpd mereka; dan bagi mereka pahala yg banyak.” (QS. Al Hadiid,ayat 18)

 

Sahabat Dompet Dhuafa yg dirahmati Allah,Dompet Dhuafa kini memberikan kemudahan kpd sahabat utk menunaikan Zakat,Infak/Sedekah,Wakaf dan Donasi Kemanusiaan..Sahabat dapat mengunjungi Konter Layanan Dompet Dhuafa selama bulan Ramadhan di :

1. Summarecon Mal Bekasi (lokasi di lt. 1 seberang STAR dekat pintu masuk Mushola wanita)

2. Grand Metropolitan Bekasi (lokasi di lt. Dasar depan Coffee Bean)

3. Grand Galaxy Park Bekasi (lokasi di lt. 1 depan Heritage)

4. Grand Mal Bekasi (lokasi di lt. Dasar samping eskalator)

5. Bekasi Square (lokasi di lt. UG depan kasir Carrefour)

6. Mega Bekasi Hypermall (lokasi di basement depan Masjid At-Tijaaroh)

7. Blu plaza Bekasi (lokasi di lt. 2 depan kasir Carrefour)

8. Tip Top Pondok Gede (lokasi di depan pintu masuk Tip Top)

9. Tip Top Tambun (lokasi di pintu samping Tip Top)

10. Carrefour Harapan Indah (lokasi di depan kasir dekat ATM Centre)

11. Giant Harapan Indah (lokasi di lt. 2 depan pintu masuk Giant)

12. Ranti Mal Metropolitan Bekasi (lokasi di lt. 1 Outlet baju  muslim/muslimah Ranti)

13. Ranti Pondok Gede (lokasi di Jl. Raya Hankam No. 12,Pondok Gede)

 

Semakin banyak kita memberi,semakin lebih banyak lagi yang akan kita terima 🙂

 

#AmbilBerkahnya #TumbuhBersama #DompetDhuafa

Doa Nabi Musa AS

Pada zaman Nabi Musa ‘alaihis salam, bani Israel ditimpa musim kemarau yang berkepanjangan…

Mereka berkumpul mendatangi Nabi mereka, Musa ‘alaihissalam…

Mereka berkata, “Ya NabiyyAllah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia menurunkan hujan kepada kami….!”

Maka berangkatlah Musa ‘alaihis salam bersama kaumnya menuju padang yang luas…

Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang…

Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan kumuh penuh debu, haus, dan lapar…

Nabi Musa berdoa,

إلهي…. أسقنا غيثك… و انشر علينا رحمتك و ارحمنا بالأطفال الرضع… و البهائم الرتع و المشايخ الركع……

“Ilaahi….! Asqinaa ghaitsaK…Wansyur ‘alaina rahmatak…. warhamnaa bil athfaal ar rudhdha’…wal bahaaim ar rutta’…wal masyaayikh ar rukka’……”

“Tuhanku…! Turunkan hujan kpd kami… Tebarkanlah rahmat-Mu kpd kami, kasihilah kami demi anak2 yg msh menyusui, hewan ternak yg merumput, dan para orang-orang tua yg ruku’ kpada-Mu…”

Setelah itu langit tetap saja terang benderang…

matahari pun bersinar makin kemilau…

Kemudian Nabi Musa berdoa lagi, “Ilaahi … asqinaa….”

Allah pun berfirman kepada Musa,

يا موسىأني أكون بغيثكم و فيكم رجل يبارزني بالمعاصي أربعين عاما.. فليخرج حتى أغيثكم

“Wahai Musa…Bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kalian sedangkan di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu. Umumkanlah di hadapan manusia agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Karena dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian…”

Maka Musa pun berteriak di tengah-tengah kaumnya, “Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun… keluarlah ke hadapan kami… karena engkaulah hujan tak kunjung turun…”

Seorang laki-laki melirik ke kanan dan ke kiri…

Maka tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia…

Saat itu pula ia sadar kalau dirinyalah yang dimaksud…

Ia berkata dalam hatinya, “Kalau aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahasiaku…

Kalau aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun…”

Maka hatinya pun gundah gulana…

air matanya pun menetes….

menyesali perbuatan maksiatnya…

Sambil berkata lirih,

“Ya Allah…Aku telah bermaksiat kepada-Mu selama 40 tahun…

Selama itu pula Engkau menutupi ‘aibku.

Sungguh sekarang aku bertaubat kepada Mu, maka terimalah taubatku…”

Tak lama setelah pengakuan taubatnya tersebut,

Maka awan-awan tebal pun bermunculan…

Semakin lama semakin tebal menghitam…

Dan akhirnya turunlah hujan…

Musa pun keheranan, “Ya Allah, Engkau telah turunkan hujan kepada kami, namun tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia.”

Allah berfirman :

يا موسى لقد تاب وتبت عليه,, منعت عنكم الغيث بسببه,, وأمطرتكم بسببه

“Wahai Musa, dia telah bertaubat dan Aku telah menerima taubatnya, karena orang itu lah Aku menahan hujan kpd kalian, dan karena dia pula lah Aku menurunkan hujan…”

Musa berkata :

ربي أرني أنظر إليه,,ربي أرني ذلك الرجل

“Ya Allah…Tunjukkan padaku orang itu… Tunjukkan aku pada orang itu…”

Allah berfirman,

يا موسى.. لقد سترته وهو يعصيني؛

أفلا أستره وقد تــاب وعـــاد إلي؟؟

“Wahai Musa, Aku telah menutupi ‘aibnya padahal ia bermaksiat kepada-Ku, Apakah sekarang Aku membuka ‘aibnya sedangkan ia telah bertaubat dan kembali kepada-Ku…?!”

SubhAllaah

sungguh Maha Pengasih Engkau wahai Rabbi….

Kalaulah bukan karena Engkau yang menutupi aib-aib kami…

Tentulah kami akan sangat malu di hadapan para hamba-MU…

Perbedaan Puasa Gusdur dengan Puasa Kita

Salah satu ilmu agama yang nyaris tidak pernah disinggung para ustadz di TV dan sinetron spesial ramadhan, entah karena memang tidak tahu atau apa, ialah… Ibadah yang bersifat sosial jauh lebih utama daripada ibadah yang bersifat individu…

Makanya saya sering bilang kalau sholat tarawih, one day one juz, dan semacamnya, yang bersifat ibadah individual, itu biasa saja. Tidak istimewa.

Istimewa adalah… Ketika kamu bisa rajin ibadah yang bersifat individu SETELAH melakukan ibadah yang bersifat sosial. Keliru adalah… Ketika kamu sangat rajin ibadah yang bersifat individu TAPI MENGABAIKAN ibadah yang bersifat sosial. Inilah kenapa barokah untuk bangsa Indonesia tidak pernah turun dari langit. Selalu tertahan.

Hasilnya ya cuma seperti ini. Bangsa yang mayoritasnya adalah umat Islam, tapi korupsi sudah merata di semua lini, dan kesenjangan sosial ada dimana-mana. Seperti tidak ada agama Islam di Indonesia.

Sebab apa? Barokah untuk bangsa Indonesia selalu tertahan di antara langit dan bumi.

Jumlah orang yang rajin ibadah di Indonesia itu banyak sekali, tapi sedikit sekali yang dapat ridha Allah. Sebab apa? Sebab ibadah yang sangat-sangat banyak itu masih mengandung unsur keegoisan diri.

“Pokoknya aku masuk surga, istriku berjilbab, aku berbuka puasa pakai kurma madinah yang mahal, aku bisa one day one juz, aku, aku, dan aku… Pokoknya serba aku!”

Istimewa adalah… Ketika kamu bisa rajin ibadah yang bersifat individu SETELAH melakukan ibadah yang bersifat sosial. Saya tidak anti sholat tarawih dan one day one juz lho. Saya cuma mengingatkan bahwa; keliru adalah… Ketika kamu sangat rajin ibadah yang bersifat individu TAPI MENGABAIKAN ibadah yang bersifat sosial.

Saya tidak anti melihat orang beribadah yang bersifat individu. Saya malah salut. Saya hanya ingin umat Islam di Indonesia mau belajar dari orang-orang sholeh, semisal almarhum Gus Dur, tentang caranya beribadah. Agar tidak keliru-keliru, agar bangsa ini boleh ditaburi barokahNya, dan agar negara ini segera diselamatkanNya.

Gus Dur adalah seorang penghapal Al-Qur’an dan seseorang yang rajin membaca Al-Qur’an. Bedanya beliau dengan kita-kita ini adalah… Beliau sanggup sehari membaca lima juz Qur’an, dengan ingatan, dan tidak merasa bangga. Sedangkan kita sebaliknya. Hanya maksimal satu juz Qur’an, dengan membaca, dan merasa luar biasa bangga.

Dan, almarhum terkadang melakukannya di dalam mobil, SETELAH melayani hajat banyak orang-orang yang teraniaya…

Tidak seperti kita, yang mengkhususkan diri masuk kamar, membaca Al-Qur’an dengan target pahala, justru di jam-jam produktif untuk menolong orang lain, lalu istirahat kalau capek. Tidur. Menunggu adzan maghrib. Lalu berbuka puasa. Lalu semakin merasa “jadi orang sholeh” ketika mampu berangkat sholat tarawih.

Sebab Gus Dur adalah… “Pokoknya kalian, kalian, dan kalian, kalau aku gampanglah… Gitu aja kok repot!”

Maka, wajar bila beliau sanggup berpikir waras, tidak keliru dalam beribadah; baru mau beibadah yang bersifat individu SETELAH melakukan ibadah yang bersifat sosial.

Ditulis oleh Doni Febriando