Kumpulan Nasihat Bijak Dari Bos Alibaba

Alibaba adalah perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok saat ini. Tahun lalu, pendirinya, Jack Ma, dinyatakan sebagai orang terkaya di Tiongkok. Padahal, Jack Ma memulai segalanya dari nol lho, guys!

Jack Ma bukan orang yang paling pintar di sekolahnya. Bahkan ia kesulitan mendapatkan pekerjaan pertamanya. Saat KFC pertama kali membuka cabang di Tiongkok, ia melamar sebagai pelayan di KFC Hangzhou. Dari 24 orang yang melamar untuk pekerjaan itu, hanya Jack Ma lah satu-satunya kandidat yang ditolak. Namun Jack Ma berhasil mencapai posisinya saat ini karena ia begitu ulet dan pantang menyerah. Beberapa kutipan darinya yang merupakan prinsip hidup yang selalu iya pegang ini mungkin akan menginspirasi harimu!

1. Tentang pantang menyerah
Hari ini kejam. Besok lebih kejam lagi. Tapi esok lusa, hari akan indah. Kebanyakan orang mati saat ‘besok petang’, dan tak mendapat kesempatan melihat matahari terbit.

Jika kamu tidak menyerah, kamu masih punya kesempatan. Dan, jika kamu kecil, kamu harus sangat fokus dan mengandalkan otakmu, bukan kekuatanmu.

2. Tentang teamwork

Jika kita adalah satu tim yang baik dan tahu apa yang ingin kita lakukan, satu orang saja dari kita bisa mengalahkan sepuluh kompetitor kita.

3. Tentang mempunyai misi yang lebih besar

Tidak masalah jika saya gagal. Setidaknya saya mewariskan konsepnya ke orang lain. Bahkan jika saya tidak sukses, seseorang akan sukses.

4. Tentang ketekunan

Kita akan berhasil karena kita masih muda dan kita tidak akan, tidak akan pernah menyerah.

5. Tentang bekerja keras

Jika kita pergi bekerja pukul delapan pagi dan pulang pukul lima sore, kita bukan perusahaan teknologi, dan Alibaba tidak akan pernah sukses. Jika kita memiliki semangat 8-5 itu, kita sebaiknya melakukan hal yang lain.

6. Tentang kompetisi

Kamu wajib belajar dari kompetitormu, tapi jangan pernah menjiplak. Jika kamu menjiplak, kamu akan ‘mati’.

7. Tentang memulai bisnis

Jika kamu ingin tumbuh, temukanlah kesempatan yang baik. Saat ini, jika kamu ingin menjadi perusahaan yang baik, pikirkanlah permasalahan sosial yang bisa kamu beri solusi.

8. Tentang pertumbuhan

Dalam membangun bisnis e-commerce, hal yang paling penting adalah untuk terus melakukan apa yang kamu lakukan sekarang dengan passion, untuk menumbuhkannya.

9. Tentang memotivasi orang lain

Jika kamu ingin menang di abad ke-21 ini, kamu harus memberi wewenang kepada orang lain, memastikan orang lain lebih baik dari kamu. Maka kamu akan sukses.

10. Tentang mengubah dunia

Jika kita ingin mengubah dunia, kita mengubah diri kita dulu. Mengubah dunia mungkin tugasnya Obama.

11. Tentang berubah

Berubahlah selagi kamu dalam kondisi terbaikmu, sebelum muncul hal-hal buruk. Akan terlalu lambat untuk membetulkan atap saat musim hujan terlanjur datang. Pinjamlah payung selagi matahari masih bersinar.

12. Tentang menjaga semangat

Saat orang-orang menolakmu, belajarlah untuk menghangatkan tangan kananmu dengan tangan kirimu.

13. Tentang motivasi

Kenapa saya bisa jadi CEO yang lebih baik dari kebanyakan CEO di luar sana? Karena saya tidak bekerja untuk uang. Mendapatkan laba tak pernah menjadi tujuan utama saya.

14. Tentang gaya hidup

Saya benar-benar berharap tak melihat para pegawai saya bertingkah seperti orang kaya baru. Dengan mentalitas seperti itu, kekayaan mereka tidak akan awet.

15. Tentang keluar dari zona nyaman

Sekali dalam hidupmu, cobalah bekerja keras dalam sesuatu hal. Cobalah berubah. Tak ada hal buruk yang bisa terjadi.

16. Tentang fokus

Jika ada sembilan kelinci di tanah, dan kamu ingin menangkap satu, fokus pada satu saja.

Sosok Jack Ma memang sangat fenomenal, hingga majalah TIME menjulukinya sebagai Crazy Jack.

Ya, kawan, semoga sedikit kebijaksanaan Jack Ma menginspirasi harimu ya! Tetaplah bersemangat mengejar impianmu, apapun itu.

Novita Santoso – http://idntimes.com

Nasihat Pagi: Bersyukur Bahwa Kita Kaya

Ada seorang anak muda yang merasa dirinya tidak ganteng dan tidak kaya sehingga tiap saat merasa gelisah.

Malaikat bijak datang kepadanya

?:”Anak muda, kenapa engkau tidak bahagia?”

?:”Saya merasa bingung mengapa aku miskin terus ?”

?:”Miskin ? Bukannya kamu kaya?”

?:”Gimana bisa anda katakan kalo aku kaya? Dari mana anda menilainya?”

?:”Kalo sekarang engkau kehilangan 1 jari tanganmu, aku beri 50 juta, apa kamu mau?”

?:”Hmm Gak mau ”

?:”Jikalau kamu kehilangan sebelah lenganmu, aku beri 500 juta, mau?”

? :”Gak mau”

?:”Kalo sepasang matamu buta, aku beri 10 milliar , mau ?”

?:”Gak mau”

?:”Kalo aku jadikan engkau menjadi kakek berumur 80 tahun sakit sakitan, aku beri 100 milliar , mau?”

?:”Gak mau ”

?:”Kalo sekarang engkau langsung meninggal, aku beri kamu 1 trilliun, mau?”

? :”Gak mau”

?:”Hahahaha. Berarti benar kan kalo kamu sdh memiliki kekayaan tak terhingga ? Di dalam hatimu, kenapa masih mengeluh miskin ?”

Anak muda itu tiba-tiba speechless tanpa kata-kata dan tiba-tiba mengerti apa arti kekayaan.

Karena HIDUP adalah WAKTU yang dipinjamkan.

dan HARTA adalah ANUGERAH yang dipercayakan,

BERSYUKUR atas nafas yang masih kita miliki, BERSYUKUR atas tubuh yang masih kita miliki.

BERSYUKUR atas kesehatan yang masih kita miliki,

BERSYUKUR atas keluarga yang masih kita miliki,

BERSYUKUR atas teman & sahabat yang masih kita miliki

Mari kita sadari bahwa kita selalu yang TERBAIK.

Nasihat Bagus: "Follow the Money" atau "Do What You Love and Money Will Follow"

Ada dua nasihat yang tampak saling bertentangan, namun keduanya saling berhubungan. Yang manakah yang seharusnya dipilih?
Yang pertama, follow the money. Orang mungkin bilang, jangan tamak, jangan mengejar uang. Kenyataannya, tidak semua orang terlahir kaya dan berkecukupan. Beberapa orang malah lahir dari keluarga yang tidak jelas atau berada dalam lingkungan tanpa masa depan.

Orang-orang seperti Mike Tyson yang lahir di lingkungan yang keras dan serba berkekurangan tidak punya banyak pilihan. Follow the money adalah satu-satunya pilihan. Dengan menjadi petinju ia bisa meraih banyak uang, meskipun boleh jadi ia membenci latihan dan kekerasan.

Banyak lagi contoh orang-orang terkenal yang melakukan hal yang sebenarnya mereka benci untuk mendapatkan kekayaan dan harapan akan kebahagiaan. Michael Jackson, Andre Agassi, Michael Jordan, Muhammad Ali, dan banyak lagi yang lain dalam wawancara atau biografinya menyatakan bahwa mereka sebenarnya tidak menyukai apa yang mereka lakukan, namun mereka melakukannya demi mendapatkan kekayaan dan hidup yang lebih baik.

Mereka bukanlah dari golongan yang berada yang bisa memilih mengerjakan yang mereka cintai dan mendapatkan kekayaan dari situ. Kebanyakan dari mereka adalah dari kelompok minoritas, kaum imigran, yang tersisihkan dan tidak punya banyak pilihan hidup.

Dihina, direndahkan, dicaci, dan dijauhi sudah menjadi makanan mereka sehari-hari. Maka menjadi kaya dan terkenal merupakan “pembalasan dendam” yang manis, ajang pembuktian keberhasilan diri terhadap orang-orang yang dulu menghina dan merendahkan mereka.

Kunci sukses mereka sederhana. Follow the money. Ikuti ke mana uang mengalir. Di mana bisa mendapatkan uang banyak dengan cepat namun halal? Dunia olahraga dan entertainment di Amerika bisa menjadi pilihan. Walau kompetisinya juga berat. Orang berjuang tidak hanya mengalahkan orang lain, tapi yang terpenting mengalahkan diri sendiri, terus berjuang melawan kebosanan dan rasa lelah dalam berlatih, dan senantiasa tak kenal menyerah dalam mengejar peluang dan kesempatan mengejar cita-cita. Mereka mendedikasikan hidupnya demi apa yang mereka idam-idamkan, meskipun itu juga berarti banyak hal lain pula yang mereka korbankan, termasuk kehidupan pribadinya.

Nasihat yang kedua, do what you love and money will follow. Terdengar asyik dan idealistis. Walaupun kenyataannya bisa berkata lain. Banyak orang yang berfokus pada apa yang mereka sukai untuk dikerjakan. Beberapa sukses membangun bisnis dari hobby yang mereka geluti, seperti fotografi, menanam bunga, atau memasak. Orang-orang seperti Bill Gates atau Steve Jobs memiliki keberuntungan untuk bisa memilih bekerja dan membangun bisnis dari apa yang mereka sukai. Bill Gates lahir dari keluarga kaya, yang orang tuanya bisa menyekolahkan dia dan mengikuti computer camp, hal yang sangat baru di jamannya, sesuatu yang menggugah minat Bill Gates tentang komputer, dan membuatnya tergila-gila pada komputer sehingga rela meninggalkan kuliahnya dan mulai membangun kerajaan bisnisnya yang terkenal, Microsoft.

Steve Jobs agak lain. Meskipun ia diadopsi oleh keluarga yang pas-pasan, keluarga angkatnya memberikan janji kepada ibu kandungnya, bahwa mereka akan menyekolahkan Steve Jobs sampai kuliah. Steve Jobs mendapatkan keleluasaan untuk memilih jalan hidupnya sendiri, dan meskipun tidak meneruskan kuliah, ia mendapatkan kesenangan dalam mengutak-atik komputer yang membuatnya menjadi terkenal dengan perusahaan Apple-nya.

Di bangku kuliah, ia tekun mengikuti mata kuliah yang mungkin aneh buat orang lain, seperti kaligrafi. Suatu hal yang membuat tipe font dari komputernya menjadi kaya akan berbagai macam bentuk. Steve Jobs juga terkenal sangat disiplin, tekun, dan antusias dalam mengerjakan apa yang dicintainya. Ia bisa tahan duduk dan mengerjakan hal yang sama sampai berjam-jam, bahkan berhari-hari. Ia tidak terlalu menghiraukan penampilannya dan pandangan orang kepadanya.Namun dedikasinya dan kecintaannya pada bidang yang ia geluti mampu membawa dia kepada penciptaan produk-produknya yang fenomenal dan dikenang sepanjang jaman.

Dari dua nasihat di atas, apa yang bisa kita simpulkan?

1. Tidak ada nasihat yang cocok untuk segala hal dan kondisi. Buat beberapa orang, nasihat follow the money menjadi pilihan yang realistis. Sementara kecintaan kita pada sesuatu, belum tentu bisa menghasilkan uang, tapi paling tidak kita bahagia. Toh uang juga bukan segalanya.

2. Sebenarnya tidak peduli apakah kita mencintai yang kita lakukan atau tidak, kita tetap bisa sukses, kaya, dan bahagia dengan apapun yang telah kita raih atau kita hasilkan. Kunci utamanya adalah ketekunan dan profesionalitas. Kalau kita mahir dan menguasai bidang kita secara spesifik, maka kita bisa dibayar mahal atas kepakaran kita.

3. Apapun kondisi kita sebelumnya, kita selalu punya peluang untuk memperbaiki nasib kita. Kuncinya adalah kerja keras dan pantang menyerah. Senantiasa memanfaatkan peluang dan kesempatan untuk maju serta tidak menganggap kekurangan dan kelemahan diri sebagai penghalang.

4. Tidak hanya berfokus mengerjakan apa yang kita cintai atau sukai, melainkan pada pencapaian cita-cita. Untuk menjadi seorang pakar yang mumpuni kita perlu melatih diri melalui kesulitan dan pengorbanan yang tidak mudah. Mengerjakan hanya apa yang kita sukai tidak membuat diri kita maju dan berkembang, malah bisa membuat kita terlena.

5. Minat, bakat atau kecintaan terhadap sesuatu bukanlah akhir segalanya. Ia hanya modal awal untuk membuka kunci kesuksesan. Di antaranya, terbentang jalan perjuangan yang panjang dan berliku yang tidak cukup untuk hanya dibayangkan tapi juga untuk dilalui dengan keikhlasan dan kesabaran.

Nasihat Ulama Hasan Al Bashri Tentang Waktu

Al Imam Al Hasan Al Bashri berkata, “Wahai bani Adam, engkau laksana hari-hari. Setiap kali berlalu satu hari
maka hilanglah pula sebagian dari dirimu.” Hari demi hari, bulan berlalu bulan, tahun berganti tahun, tidakkah kita memikirkan nya?
.
Bayangkanlah jika setiap berlalu hari,
Berkurang pula salah satu dari anggota badanmu, Meskipun hanya sebagian kecil dari jari jemarimu. Apa yang akan engkau rasakan? Pasti kau sangat sedih. Engkau pun akan memanfaatkan hari-harimu dengan sebaik-baiknya sebelum badanmu benar-benar habis. Al Hasan Al Bashri juga pernah bercerita keheranan tentang suatu kaum yang sangat menjaga waktu dengan sebaik-baik nya. Beliau berkata, “Dahulu, aku pernah berjumpa suatu kaum yang sangat menjaga waktunya.
.
melebihi penjagaan kalian terhadap dinar dan dirham.” Subhanallah, Itulah generasi pendahulu kita.
Di manakah kita dibandingkan mereka? Begitulah. Mereka begitu memperhatikan waktunya. Maka bukan suatu hal yang aneh jika diantara mereka ada yang menjadi jabal min jabaalil huffaadz (salah satu master hapalan). Bukan hal yang aneh pula kalau diantara mereka ada yang dijuluki faqiihul ummah (ahli fikihnya umat ini).
.
Ketahuilah wahai saudaraku,
jika seseorang telah tersibukan dengan perkara yang tidak ada gunanya, maka itu salah satu pertanda bahwa Allah telah berpaling darinya. Berkata Al Hasan Al Bashri,
“Diantara tanda berpalingnya Allah dari seorang hamba, saat Allah jadikan kesibukannya pada perkara yang sia sia.”Kita memohon kepada Allah, agar Allah memberkahi waktu kita dan Allah jadikan waktu kita sebagai penolong bagi kita.

[Nasihat Bagus] Serba 3 Hal

💐 Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak akan kembali :
          1. Waktu 🕐
          2. Kata-kata 😌
          3. Kesempatan 🙂

💐 Ada 3 Hal yg dapat menghancurkan hidup seseorg :
          1. Kemarahan 👿
          2. Keangkuhan 😎
          3. Dendam 👹

💐 Ada 3 Hal yg tidak boleh hilang :
          1. Harapan 🙂
          2. Keikhlasan 😇
          3. Kejujuran 😇

💐 Ada 3 Hal yg paling berharga :
         1. Kasih Sayang 👪
         2. Cinta 💘
         3. Kebaikan 😇

💐 Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak pernah pasti :
          1. Kekayaan 💰
          2. Kejayaan 🎓 
          3. Mimpi 💤

💐 Ada 3 Hal yg membentuk watak seseorg :
          1. Komitmen 👌
          2. Ketulusan 🙏
          3. Kerja keras 💪

💐 Ada 3 Hal yg membuat kita sukses :
          1. Tekad ✊
          2. Kemauan 👆
          3. Fokus ☝

💐 Ada 3 Hal yg tidak pernah kita tahu :
         1. Rezeki 💎
         2. Umur 👶
         3. Jodoh 💑

TAPI, ada 3 Hal dalam hidup yg PASTI  :
          1. Tua 👵
          2. Sakit 🏥
          3. Mati 👼

Kompilasi Nasihat

Bagaimana​ mungkin selembar DAUN yang KECIL dapat menutupi BUMI yang LUAS ini …?

Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja tidak cukup …

Namun bila daun kecil ini menempel di MATA kita, maka tertutupla​h BUMI …

Begitu juga bila HATI ditutupi PIKIRAN buruk sekecil apapun maka kita akan melihat KEBURUKAN di mana² …

BUMI inipun akan tampak BURUK.

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil.

Jangan menutupi HATI kita, walaupun hanya dengan sebuah PIKIRAN buruk / nega​tif …!

Bila hati kita tertutup, maka tertutupla​h semua ….

Karena HIDUP adalah WAKTU yang DIPINJAMKAN..

Harta adalah ANUGERAH yang DIPERCAYAKAN…

BERSYUKURLAH atas nafas yang masih kita MILIKI …

Bersyukurlah atas keluarga dan rumah tangga yang kita miliki…

Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki …

Masih banyak orang yang tidak seberuntung kita…

Semoga kita semua dimudahkan dalam segala urusan hari ini dan hari2 yang akan datang….. Aamiiin ..Ya Rabbal ‘Alamiin

Nasihat Ustaz HM Arifin Ilham

Sebut saja namanya Pak Misrun. Seorang mandor sebuah pengembang perumahan. Selama ini perusahaan yang mempekerjakannya selalu puas atas kinerjanya. Usianya sudah menginjak kepala enam. Fisiknya sudah terlihat rapuh.

Pernah suatu waktu, Pak Misrun yang sadar fisiknya tidak seprima 20 tahun yang lalu menyampaikan untuk mengundurkan diri. Tapi selalu ditolak halus oleh pimpinannya. Sampai tibalah di hari itu, Pak Misrun ingin berpamit untuk berhenti kerja.

Namun, kali ini sepertinya akan dikabulkan. Boleh, jika Pak Misrun ingin mengundurkan diri tapi mohon kerjakan satu proyek rumah untuk yang terakhir kali, ujar sang pimpinan.

Pak Misrun sebenarnya sudah tidak bisa menikmati segala macam pekerjaannya ini. Sehingga, meski diterima, tapi tidak dengan semangat seperti awal-awal dia bekerja.

Kali ini dia mengerjakannya asal-asalan, setengah hati, dan cenderung yang penting selesai, pilihan bahan-bahan bangunan dan furnitur pun tidak seperti biasa.

Singkat cerita, selesai sudah proyek rumah besar tersebut. Dan Pak Misrun pun berniat menghadap sang pimpinan. Beberapa kunci rumah dan kamar di genggamnya.

Namun, ketika hendak masuk ruangan si bos, sekretaris kantor memberi kabar si bos sedang mengerjakan umrah dan menitipkan dua amplop besar untuknya. Penasaran dengan isi dari dua amplop tersebut, Pak Misrun membukanya dengan seksama.

Amplop pertama berisi ucapan terima kasih perusahaan kepada beliau atas pengabdiannya selama ini. Sedangkan amplop kedua berisi Surat Sertifikat Tanah.

Sedikit terkaget, ketika isi surat kepemilikan tanah tersebut ternyata mencantumkan nama beliau sebagai pemilik dari rumah yang baru saja diselesaikannya.

Terselip secarik kertas kecil, tulisan tangan sang pimpinan, Dengan telah dibukanya kedua amplop ini saya mengucapkan untuk terakhir kalinya ucapan terima kasih atas pengabdian yang tulus dari Pak Misrun untuk perusahaan ini.

Sebagai tanda mata kami, mohon berkenan menerima satu unit rumah dengan seluruh isi yang telah Pak Misrun siapkan. Kunci langsung saja dipegang untuk selamanya oleh Pak Misrun. Kontan, berbagai gejolak rasa menyergap hatinya.

Di antara rupa-rupa rasa itu adalah penyesalan yang tak terhingga. Kenapa, untuk terakhir dia bekerja, dia tidak maksimal mengerjakan proyek yang sebenarnya direncanakan untuk sebuah hadiah atas pengabdiannya selama ini.

Ikhwah, begitulah sebuah fragmen cerita untuk kita unduh hikmahnya. Ternyata atas semua pengabdian kita selama ini, pada titik tertentu pasti Allah akan memberi apresiasi yang tidak kita duga sebelumnya. Dan itu adalah haq.

Apresiasi Allah terkadang sesuai dengan yang sudah kita kerjakan atau bahkan dilebihkan dari yang telah kita persembahkan (baca QS al-Muzamil, 20). Wallahu a’lam.ilham: