Dendam Berubah Jadi Rasa Bersalah

rasa bersalahSeorang lelaki yang baru menikah tinggal menumpang di rumah mertuanya. Beberapa saat tinggal bersamanya, akhirnya ia demikian kesal dengan ibu mertuanya yang menurutnya sangat brengsek, cerewet, bawel, bossy, dan angkuh sekali.

Setelah dua tahun, baginya cukup sudah penderitaan itu. Ia memutuskan untuk mengakhiri dengan berencana membunuh ibu mertuanya. Setelah memutar otak, ia pergi mendatangi dukun yang paling sakti di daerahnya.

Usai bercerita dengan penuh kegeraman, sang dukun tersenyum dan mengangguk-angguk. Diberinya sebotol cairan yang menurut petunjuk dukun adalah racun yang sangat mematikan. Syaratnya harus diberikan sedikit demi sedikit selama 2 bulan, dan dalam memberikan ia diharuskan bersikap manis, berkata lebih sopan, serta selalu tersenyum. Hal ini untuk membuat si mertua supaya tidak mencurigainya. Dengan penuh kesabaran, hari demi hari ia mulai meracuni si mertua, tentunya dengan sikap manis, tutur kata yang lebih santun serta senyum yang tidak lepas dari mulutnya. Perlahan namun pasti ia mulai melihat perubahan pada mertuanya.

Ada satu hal yang membuatnya bingung, setelah satu bulan ia meracuni mertuanya, kelakuan mertua ini justru berubah menjadi demikian baik padanya. Sikapnya berubah 180 derajat dari sebelumnya, ia mulai menyapa lebih dahulu setiap kali ketemu. Pikirnya, ini pasti akibat awal dari racun itu, yakni adanya perubahan sikap sebelum akhirnya meninggal. Mendekati hari ke-40 sikap mertua semakin baik dan hubungan dengannya semakin manis, ia mulai membuatkan minum teh di pagi hari, menyediakan pisang goreng dan seterusnya. Sebuah perilaku mertua yang dulu tidak pernah ia bayangkan akan terjadi.

Puncaknya pada hari ke-50 mertua memasakkan makanan yang paling ia sukai, bahkan di pagi harinya ia terkejut saat mendapati bajunya sudah dicuci bahkan diseterika oleh si mertua. Tak ayal lagi, hati kecilnya mulai memberontak. Muncullah rasa bersalah yang makin hari makin menguat. Pada hari ke-55, sudah tak terbendunglagi penyesalan itu, karena melihat perubahan si Ibu mertua yang menjadi sedemikian sayang padanya. Akhirnya pergilah ia ke dukun itu lagi, dengan terbata-bata penuh penyesalan dan rasa berdosa ia memohon-mohon untuk dibuatkan penangkal racun yang pernah diberikan sang dukun padanya.

Dengan senyum bijaksana bak malaikat, dukun itu berkata “Cairan yang kuberikan padamu dulu itu bukanlah racun, namun air biasa yang kuberi warna saja. Sikap mertuamu yang berubah menjadi sayang padamu, disebabkan karena sikap dirimu yang terlebih dahulu BERUBAH menjadi lebih ramah, lebih santun dan selalu senyum padanya.”

Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah di atas.

  • Pertama, sikap buruk/penolakan orang lain, hanyalah sebagai akibat/reaksi atas sikap buruk kita padanya.
  • Kedua, kalau mau mengubah orang lain, kitalah yang berubah dahulu.
  • Ketiga, tidak semua ‘dukun’ salah. Kita juga harus jadi ‘dukun’ kalau sukses belajar yakni ‘duduk dengan tekun’.
  • Keempat: Selamat mencoba!

Doa yang Dikabulkan

berdoa | berita broadcastSeseorang mengeluh pada Ustadz, “Dimanakah keadilan Allah, telah lama aku meminta dan memohon padaNya namun tak pernah dikabulkan. Aku shalat, puasa, bersedekah, berbuat kebajikan, tapi tak satupun keinginanku dikabulkan. Padahal seorang teman yang ibadahnya kacau, bicaranya menyinggung hati, akhlaknya buruk, tapi apa yang dimintanya terkabul dengan cepat! Oh sungguh Allah tidak adil.”

Ustad berkata, “Pernahkah engkau didatangi pengamen ?”

“Pernah, tentu saja” Kata orang itu.

“Bayangkan jika pengamen itu berpenampilan seram, bertato, bertindik, nyanyiannya tak merdu memekakkan telinga, apa yang kau lakukan ?”

Orang itu menjawab, “segera kuberi uang agar dia cepat berlalu dari hadapanku”

“Lalu bgmn jika pengamen itu besuara merdu mendayu, menyanyi dengan sopan dan menyanyi dengan sopan dan penampilannya rapi lagi wangi, apa yg kau lakukan?”

“Kudengarkan dan kunikmati hingga akhir lagu lalu kuminta ia bernyanyi lagi, lagi dan tambah lagi”, kata orang itu sambil tertawa.

“Kalau begitu bisa saja Allah bersikap begitu pada kita hambaNya. Jika ada manusia yang berakhlak buruk dan dibenciNya berdoa dan memohon padaNya, mungkin akan Dia firmankan pd malaikat “cepat berikan apa yang dia minta. aku muak dengan pintanya“.”

Tapi bila yang menadahkan tangan adalah hamba yang sholeh yang rajin bersedekah, maka Allah berfirman pada malaikatNya: “Tunggu. Tunda dulu apa yang dipintanya, aku menyukai doa2nya, Aku menyukai isak tangisnya. Aku tak ingin dia menjauh dari Ku setelah mendapat apa yg dipintanya. Aku ingin mendengar tangisnya karena Aku mencintainya.”

Subhanallah.

Selalulah BERPRASANGKA BAIK pada Allah, karena kita sebenarnya tidak tahu apa yang terbaik bagi diri kita.

Selamat berikhtiar menjemput rizki, permudah dengan doa dan Dhuha.

Ujian Kesenangan Lebih Berat Dari Ujian Kesusahan

?LOMBA TIUP MONYET?

Seekor ?sedang bergelayutan di pucuk…?

?Dia tdk menyadari sedang diintai tiga angin besar..
Topan…….?
Tornado….?
Bahorok….?

Tiga angin itu bertaruh siapa yg paling cepat menjatuhkan si? dari …?

Topan berkata, “aq cuma perlu waktu 45 detik…”?

Tornado tidak mau kalah, “kalau aq cukup dg 30 dtk…”??

Bahorok, dengan nada mengejek berkata, “kalau aq 15 detik, ….??

Angin TOPAN meniup sekencang-kencangnya…
Wuuss…??
si?langsung berpegangan pada batang ?dengan sekuatnya….
ternyata si ? tetap tdk bergerak…
Topan pun menyerah…?

Giliran TORNADO… Wuuusss… Wuuusss…
????
Ia miupkan anginnya lebih keras..dengan sekencang-kencangnya…
Namun si ?tetap tidak terjatuh juga…?

Terakhir, Angin BAHOROK. Lebih keras dan kencang… wuuuss…wuuss…
??????
Si ? malah makin kuat berpegangannya.
Dan tetap saja tidak jatuh?

Ketiga angin itu akhirnya mengakui, kalau si ?memang ????..
daya tahannya luar biasa..

datang Angin Sepoi – Sepoi☁☁☁
Dia ingin ikut bertaruh…

niat angin sepoi-sepoi hanya dijadikan bahan ejekan dari ketiga angin lainnya…
“Angin yg besar spt kami aja tdk bisa, apalagi yang kecil…”
??????

Tanpa banyak bicara, angin SEPOI-SEPOI langsung meniup ubun-ubun si ?.
Wuuuuuiiiisss…
??☁☁☁
Enaaaaaak…?
Adeeeeem…?
Segeeeeer…?

Mata si ?…merem melek…
Tdk lama si ? mulai tertidur…dan tanpa disadari terlepaslah pegangannya…
Kemudian, jatuhlah si ?dari pohon kelapa…?

?Sahabat?

Boleh jadi…ketika kita,
Diuji dengan KESUSAHAN…
Dicoba dengan PENDERITAAN…
Didera MALAPETAKA…
Kita kuat bahkan kuat dari sebelumnya.
???????

Tapi ketika kita diuji dengan…..
KENIKMATAN…
KESENANGAN..
KELIMPAHAN…
PUJIAN…………..
Saat itulah kita “terjatuh”…
???????

WASPADALAH…

Semoga terinspirasi….?

Renungan Bagi Istri yang Suaminya Tidak Romantis

renungan suami istriSuamiku berprofesi sebagai insinyur mesin, Aku mencintainya karena sifatnya yang tegar, dan perasaan hangat dan nyaman saat Aku bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun berhubungan, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dengan semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.

Aku perempuan yang sangat sentimental, dan sangat, sangat sensitif tentang hubungan cinta dan perasaanku, aku sangat mendambakan momen-momen romantis dalam hidupku. Suamiku, adalah orang yang sangat berlawanan sifatnya denganku, dan ketidakmampuannya membuat momen romantis dalam pernikahan kami telah menghancurkan perasaan cintaku kepadanya.

Suatu hari, akhirnya aku memutuskan untuk menyatakan keputusanku kepadanya. Aku ingin bercerai.

“Kenapa?” tanyanya, kaget.

“Aku lelah. Gak semua hal di dunia ini harus ada alasannya kan?!” Jawabku.

Suamiku hanya diam semalaman, sepertinya ia tenggelam dalam pikirannya, dan merokok sepanjang malam. Perasaan kecewaku hanya bertambah besar melihatnya seperti itu. Disana terlihat laki-laki yang bahkan tidak dapat mengekspresikan kekecewaannya, apa lagi yang aku harapkan dari dia? Akhirnya suamiku bertanya kepadaku.

“Apa yang bisa Aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?”

Sepertinya yang orang-orang bilang itu benar, susah untuk mengubah kepribadian seseorang, dan kurasa, aku telah kehilangan kepercayaan dan cintaku kepadanya.

Aku melihat dalam ke matanya, dan perlahan ku jawab: “Aku punya pertanyaan, kalau Kamu bisa menjawabnya, dan meyakinkanku, Aku mungkin mengubah pikiranku. Seandainya ada bunga yang terletak di tepi jurang, dan mengambilnya bisa membahayakan nyawamu, maukah Kamu mengambilnya untukku?”

“Akan Aku jawab besok” Jawabnya, singkat.

Harapanku hancur mendengar jawabannya.

Keesokan harinya aku terbangun, dan dia sudah tidak ada. Kutemukan sepucuk surat dengan tulisan tangannya yang jelek, dibawah segelas susu di meja makan dekat pintu depan. Aku baca perlahan kata-katanya.

…..

“Sayangku, Aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi biarkan Aku menjelaskan alasanku..”

Baru kalimat pertama, tapi kekecewaanku semakin bertambah padanya. Kulanjutkan membaca.

“… Ketika kamu menggunakan komputer, kamu selalu bermasalah dengan program-programnya, kemudian Kamu menangis di depan monitor. Aku harus menjaga jariku, jadi aku bisa tetap membantumu memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci pintu kalau keluar rumah, jadi Aku harus menjaga kakiku untuk berlari pulang agar Kamu bisa segera masuk ke dalam rumah. Kamu suka jalan-jalan, tapi Kamu selalu tersasar di tempat yang baru, jadi Aku harus menjaga mataku agar bisa memberitahu jalan yang benar. Kamu selalu keram setiap bulan saat “teman baikmu” datang, jadi Aku harus menjaga tanganku untuk mengelus perutmu dan meredakan rasa keram itu…”

“…..”

“… Kamu selalu suka untuk tetap di rumah, dan Aku khawatir Kamu tidak memiliki teman. Jadi Aku harus menjaga mulutku, agar bisa terus menceritakan cerita-cerita lucu untuk menghilangkan kebosananmu. Kau selalu suka menatap komputer, dan itu buruk untuk matamu. Jadi Aku harus smenjaga mataku, agar kalau kita tua nanti, aku bisa membantu memotong kukumu, dan membantumu menyibak ubanmu yang mengganggu, jadi Aku bisa memegang tanganmu, sambil memandang pantai berdua. Jadi kamu bisa menikmati sinar matahari, dan pasir yang indah… Jadi Aku bisa menceritakan kepadamu warna dari bunga-bunga, seperti rona wajahmu saat Kamu masih muda… Jadi, Sayangku, kecuali aku yakin ada orang lain yang mencintaimu lebih dari Aku… Aku tidak bisa memetik bunga itu, dan mati…”

Air mataku mengalir membasahi suratnya, dan merusak tinta di tulisannya sepanjang aku membaca…

“… Sekarang Kamu sudah selesai membaca jawabanku. Kalau kamu puas dengan jawabanku, tolong buka pintu depan, karena aku sedang berdiri menunggumu sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu…”

Aku bergegas menarik pintu, dan melihat wajahnya yang penasaran, memeluk erat botol susu dan roti dengan tangannya.
Sekarang aku sangat yakin, tidak ada orang yang bisa mencintaiku sebesar cintanya kepadaku, dan aku memilih untuk tetap bersamanya, meninggalkan bunga-bunga yang aku inginkan di belakang…

Begitulah hidup. Ketika seseorang dikelilingi oleh cinta, lama-lama perasaan bahagia itu pudar, dan dia tidak merasakan cinta sesungguhnya karena tertutup oleh kebosanan.

Cinta hadir dalam berbagai bentuk, bahkan dalam bentuk yang sangat kecil dan tidak terasa. Bisa jadi, cinta hadir dalam bentuk yang sangat membosankan. Bunga-bunga dan momen romantis hanya hal yang bisa dilihat dari kekuatan cinta. Namun dibalik itu semua, ada cinta yang sebenarnya..

Pandangi wajah pasanganmu jika Kau mulai merasa bosan. Pikirkan hal-hal yang membuatmu jatuh cinta kepadanya dulu..

Vitamin Hati dari Ja'far Shadiq

cara menghidupkan hati mati | berita broadcastSeseorang datang menemui Imam Ja’far ash Shadiq dan berkata, “Aku telah mengamalkan dua perkara berdasarkan dua ayat yg terdapat dlm Alquran, tetapi aku tdk mendapat hasilnya!”

Imam Ja’far ash Shadiq bertanya, “Dua ayat yg mana?”

Orang tersebut menjawab, “Ayat pertama berbunyi, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagimu.’ Dan ayat kedua berbunyi, ‘apa saja yg kamu nafkahkan, Allah akan menggantinya, dan Dialah Pemberi rezeki yg sebaik-baiknya.Aku berdoa tapi tdk dikabulkan. Aku telah mengeluarkan infak, tapi aku tdk melihat gantinya!”

Imam Ja’far ash Shadiq berujar,”Apa engkau berpikir bahwa Allah swt akan mengingkari janji-Nya?”

Orang tersebut menjawab, “Tidak.”

Kemudian Imam Ja’far melanjutkan pertanyaannya, “Lantas, apa yg menyebabkan doamu tdk terkabul?”

Orang tersebut menjawab, “Aku tdk tahu.”

Imam Ja’far berkata, “Allah ketika memerintahkan kepada seseorang untuk berdoa dan orang tersebut menaati perintah-Nya serta menjaga syarat2 sebuah doa, maka doanya akan terkabulkan.”

Orang tersebut bertanya,”Apakah syarat2nya?”

Imam berkata,”Pertama2 hendaklah engkau memuja dan memuji Allah serta mengingat sgl nikmat-Nya. Lalu bersyukurlah. Selanjutnya, bershalawatlah kpd Rasulullah saw. Lalu ingatlah segala dosamu dan berjanjilah kpd Allah untuk minta perlindungan kpd-Nya dari dosa2. Adapun berkenaan dengan ayat kedua, apakah engkau berpikir bahwa Allah akan mengingkari janji-Nya?”

Orang tersebut berkata,”Tidak.” Kemudian, Imam mengatakan, “Mengapa sedekahmu blm diganti (oleh-Nya)?”

Orang tersebut berkata, “aku tdk tahu.”

Imam menuturkan, “Jika seseorang di antara kalian memperoleh harta dengan cara yg halal dan menginfakkannya di jalanyg halal pula, maka tidak ada sepeser dirham pun yg ia keluarkan kecuali Allah akan menggantinya.”

Dan rezeki Allah bukan hanya materi. Badan sehat, hati tenang,,keluarga damai, anak2 yg taat itu semua rezeki dari Allah.

Semoga bermanfaat.

Kisah Penolakan Cinta yang Berujung Penyesalan

Sebuah kisah cinta seorang pria yang ditolak cintanya karena kemiskinan oleh seorang wanita anak dari seorang konglomerat berhasil membuktikan pada wanita yang menolak cintanya itu dengan menjadi bos di sebuah perusahaan besar.

Dilansir Elitereaders.com, diceritakan saat itu, si pria menyatakan cinta pada wanita itu, sayangnya cintanya ditolak hanya karena masalah gaji. Si wanita menganggap gaji pria itu tidak sebesar uang sakunya. Penolakan tersebut menjadi pemicu si pria untuk bangkit dan meraih kesuksesan.

Setelah sepuluh tahun tidak berjumpa, pria yang ditolak cintanya bertemu dengan prempuan yang telah menolak cintanya. Sayangnya wanita tersebut telah menikah dan memiliki anak.

Dengan bangganya si wanita menyebut pekerjaan dan gaji yang didapatkan suaminya perbulan sebesar 15.700 Dollar atau sekitar Rp 217 juta dari bekerja di sebuah perusahaan.

“Suamiku sangat cerdas dan profesional, gajinya besar, bisakah kau mengalahkannya? aku kira tidak,” ungkapnya dengan angkuh sambil meninggalkan pria yang ia tolak cintanya karena kemiskinan.

Tak beberapa lama kemudian si wanita kembali menemui pria yang ia tolak cintanya. Kali ini ia ditemani suaminya.

Si wanita yang awalnya hendak mengenalkan pria tersebut ke suaminya langsung terdiam setelah suaminya itu tiba-tiba langsung menyapa pria dengan panggilan. “Pak, selamat sore, tadi aku lihat kau ngobrol dengan istriku,” kata si suami yang bernama Carter

cinta | berita broadcastSetelah itu, mulailah si suami memperkenalkan pria tersebut ke istrinya padahal istrinya sudah tahu pria tapi ia tidak sadar bahwa pria yang ia tolak cintanya adalah bos suaminya.

“Sayang ini adalah bosku di perusahaan ini yang memiliki proyek besar hingga 100 juta dollar,” jelas si suami pada istrinya.

Seakan tak percaya, si wanita hanya bisa terdiam dan malu dengan dirinya terhadap peristiwa yang telah terjadi.

Tak beberapa lama, bos dari suami wanita itu langsung meminta izin untuk pergi. “Baiklah pak Carter saya permisi dulu ya masih ada urusan,”

Setelah bosnya pergi meninggalkan Carter dan istrinya. Carter kembali menjelaskan pada istrinya bahwa bosnya itu memang sukses dalam karir tetapi memiliki pengalaman buruk soal cinta.

“Sayang, bosku itu orangnya sangat cerdas dan enerjik, apapun yang ia lakukan sempurna, tapi sayang ia belum menikah karena ia belum bisa move on dengan seorang wanita yang menolak cintanya. Sungguh merugi wanita yang menolak cintanya,” terang Carter yang tak menyadari kalau wanita yang menolak cinta bosnya itu adalah istrinya.

Kebahagiaan Suami Istri di Usia Senja

❤”Disebuah rumah sederhana yang asri tinggal sepasang suami istri yang sudah memasuki usia senja. Pasangan ini dikaruniai 2 orang anak yang telah dewasa & memiliki kehidupan sendiri yang mapan.

❤Sang suami merupakan seorg pensiunan sedang kan istrinya seorg ibu rumah tangga. Suami istri ini lebih memilih utk tetap tinggal dirumah mereka menolak ketika putra-putri mereka menawarkan utk ikut pindah bersama mereka.

❤Jadilah mereka, sepasang suami istri yang hampir renta itu menghabiskan wkt mereka yang tersisa dirumah yang telah menjadi saksi berjuta peristiwa dlm kel itu.cinta kakek nenek | berita broadcast

❤Suatu senja ba’da Isya disebuah masjid tak jauh dr rumah mereka, sang istri tidak menemukan sandal yang dikenakannya ke masjid tadi.
Saat sibuk mencari, suaminy datang menghampiri “Knp Bu?”
Istriny menoleh sambil menjawab “Sandal Ibu tidak ketemu Pa”.
“Ya udah pakai ini saja” kata suaminy sambil menyodorkan sandal yang dipakainy. Walau agak ragu sang istri tetap memakai sandal itu dengan berat hati.

❤Menuruti perkataan suaminy adalah kebiasaanny. Jarang sekali ia membantah apa yang dikatakan oleh sang suami.
Mengerti kegundahan istriny, sang suami mengeratkan genggaman pada tangan istriny.

❤“Bagaimanapun usahaku utk berterimakasih pada kaki istriku yang telah menopang hidupku selama puluhan tahun itu, takkan pernah setimpal terhadap apa yang telah dilakukanny.

❤Kaki yang sllu berlari kecil membukakan pintu untuk-ku saat aku plg, kaki yang telah mengantar anak2ku ke sekolah tanpa kenal lelah, serta kaki yang menyusuri berbagai tempat mencari berbagai kebutuhanku & anak2ku”.

❤Sang istri memandang suaminya sambil tersenyum dengan tulus & merekapun mengarahkan langkah menuju rumah tempat bahagia bersama.

❤Karena usia yang telah lanjut & penyakit diabetes yang dideritany, sang istri mulai mangalami gangguan penglihatan. Saat ia kesulitan merapikan kukuny, sang suami dengan lembut mengambil gunting kuku dr tangan istriny.
Jari2 yang mulai keriput itu dlm genggamanny mulai dirapikan &setelah selesai sang suami
mencium jari2 itu dengan lembut & bergumam “Terimakasih ya, Bu ”.
“Tidak, Ibu yang terimakasih sama Bapak, telah membantu memotong kuku Ibu” tukas sang istri tersipu malu.

❤“Terimakasih utk semua pekerjaan luar biasa yang belum tentu sanggup aku lakukan. Aku takjub betapa luar biasany Ibu. Aku tau semua takkan terbalas sampai kapanpun” kata suaminy tulus.

❤Dua titik bening menggantung disudut mata sang istri “Bapak kok bicara begitu?
Ibu senang atas semuany Pak, apa yang telah kita lalui bersama adalah luar biasa.
Ibu sllu bersyukur atas semua yang dilimpahkan pada kel kita, baik ataupun buruk. Semuany dpt kita hadapi bersama.”

❤Hari Jum’at yang cerah setelah beberp hari hujan. Siang itu sang suami bersiap hendak menunaikan ibadah Shalat Jum’at,
Setelah berpamitan pada sang istri, ia menoleh sekali lg pada sang istri menatap tepat pada matanya sebelum akhirny melangkah pergi.
Tak ada tanda yang tak biasa di mata & perasaan sang istri hingga saat beberapa orang mengetuk pintu membawa kabar yang tak pernah didugany.

❤Ternyata siang itu sang suami tercinta telah menyelesaikan perjalananny di dunia. Ia telah plg menghadap sang penciptany ketika sedang menjalankan ibadah Shalat Jum’at, tepatny saat duduk membaca Tahyat terakhir.

Masih dlm posisi duduk sempurna dengan telunjuk kearah Kiblat, ia menghadap Yg Maha Kuasa.

❤“Subhanallah sungguh akhir perjalanan yang indah” gumam para jama’ah setelah menyadari kalau dia telah tiada.

Sang istri terbayang tatapan terakhir suaminy saat mau berangkat ke masjid. Terselip tanya dlm hatiny, mungkinkah itu sebagai tanda perpisahan pengganti ucapan selamat tinggal.
Ataukah suaminy khawatir meninggalkanny sendiri didunia ini. Ada gundah menggelayut dihati sang istri. Walau masih ada anak2 yang akan mengurusny,

❤Tapi kehilangan suami yang telah didampinginy selama puluhan tahun cukup
membuatny terguncang. Namun ia tidak mengurangi sedikitpun keikhlasan dihatiny yang bisa menghambat perjalanan sang suami menghadap Sang Khalik.
Dlm do’a dia sllu memohon kekuatan
agar dpt bertahan & juga memohon agar suaminy ditempatkan pada tempat yang layak.

❤Tak lama setelah kepergian suaminya, sang istri bermimpi bertemu dengan suaminy. Dgn wajah yang cerah sang suami menghampiri istriny &menyisir rambut sang istri dengan lembut. “Apa yang Bapak lakukan?’ tanya istriny senang bercampur bingung.
“Ibu harus kelihatan cantik, kita akan melakukan perjalanan panjang. Bapak tidak bisa tanpa Ibu, bahkan setelah kehidupan didunia berakhir, Bapak sllu butuh Ibu. Saat disuruh memilih pendamping Bapak bingung, kemudian blg pendampingny tertinggal, Bapakpun mohon izin utk menjemput Ibu.”

❤Istriny menangis sebelum akhirny berkata “Ibu ikhlas Bapak pergi, tp Ibu juga tidak bisa bohong kalau Ibu takut sekali tinggal sendiri. Kalau ada kesempatan mendampingi Bapak sekali lg & utk selamanya tentu saja tidak. akan Ibu sia-kan2.”
Sang istri mengakhiri tangisanny & menggantiny dengan senyuman.

Daftar Tweet Jumat Gus Mus Januari – Juni

nasihat gus mus | berita broadcastSetiap hari Jumat, KH Mustofa Bisri (Gus Mus) selalu mencuit di akun twitternya. Berikut kicauan 140 karakter berawalan TWEET JUMAT dari beliau periode bulan Januari s/d Juni silam.

Jangan kerdilkan dirimu dg TAKABUR; jangan sempitkan dadamu dg DENGKI; dan jangan keruhkan pikiranmu dg AMARAH.

Asal mau belajar, di sekeliling kita sebenarnya banyak sekali pelajaran dan guru.

TAWAKKAL mengiringi UPAYA. DOA menyertai USAHA.

“BERKATA BAIK ATAU DIAM” adalah pesan Nabi yg sederhana tapi sungguh penting dan berguna untuk diamalkan dan disosialisasikan.

Janganlah setan terang-terangan engkau laknati dan diam-diam engkau ikuti.

Awalilah usahamu dengan menyebut nama Tuhanmu dan sempurnakanlah dengan berdoa kepadaNya.

Wajah terindahmu ialah saat engkau tersenyum. Dan senyum terindahmu ialah yang terpantul dari hatimu yang damai dan tulus.

Apa pun yg engkau hadapi dalam kehidupan ini, jangan pernah putus harapan dari rahmat Allah; karena rahmatNya meliputi segala.

Hilangkanlah kedengkian dan kebencian dari hatimu dan rasakanlah betapa lapangnya dadamu.

Pesan Nabi Muhammad SAW: jangan pernah meremehkan perbuatan makruf apa pun, meski sekedar menemui kawanmu dengan wajah ceria.

Kalau sedang dicoba sakit, ringankanlah dengan mengingat dan merenungkan betapa lama kita dianugerahi kesehatan dan kebugaran.

Bila kita benar-benar yakin Allah bersama kita, tak ada yang dapat membuat kita takut atau bersedih.

Membohongi diri sendiri: org yg mengaku cinta Allah, tapi tdk mngikuti jejak RasulNya; mngaku cinta Rasul, tapi tdk berakhlak.

Dengan harta, engkau didekati; dengan ilmu engkau disegani; dengan akhlak mulia, engkau dicintai.

Bukanlah PENCARI KEBENARAN yg sebenarnya ORANG yg tidak mau menerima KEBENARAN dari orang yg tidak disukainya.

Yang tidak tahu, tidak seharusnya menepuk dada. Yang tahu, seharusnya lebih berlapang dada.

Jagalah agamamu dan nama baiknya dengan berbuat baik dan berakhlak mulia.

Janganlah setan terang-terangan kau laknati, tapi diam-diam kau ikuti.

Adalah tidak masuk akal: hendak menyenangkan Allah (mendapatkan ridhaNya) dengan menyakiti hamba-hambaNya.

Kalau tidak mampu berbuat baik, berusahalah tidak berbuat buruk kepada orang lain.

Bila dlm kehidupan ini, kau tak mampu menjadi tetes air penyumbang kesegaran, janganlah menjadi percik api penyebab kebakaran.

Wasiat KH Arwani Amin Al-Qudsi (Kudus)

KH Arwani Amin Al-Qudsi | berita broadcast1. Dadi wong sing iso syukur (Jadi orang harus bisa bersyukur).

2. Nek ngaji jo dipekso sing penting usaha (Kalau belajar jangan terlalu dipaksakan, yang penting usaha).

3. Jo ngejar cepet, ngejaro lanyah (Jangan mengejar cepatnya, tapi kejarlah penguasaan).

4. Eleng, cobone wong dewe-dewe (Ingat, cobaan seseorang itu sendiri-sendiri).

5. Saben dino dungakno kyaimu (Setiap hari doakanlah guru/kyaimu).

6. Jo cepet sambat kabeh neng kene cobo (Jangan mudah mengeluh, semua mengalami cobaan).

7. Maqamku diziyarahi (Makamku ziarahilah).

8. Jo kakean guyon (Jangan kebanyakan bergurau).

9. Nek ibadah sing istiqomah (Kalau beribadah istiqamahlah).

10. Sholate sing ati-ati (Shalatnya yang hati-hati).

11. Nek hajat sing ati-ati (Kalau berhajat yang hati-hati).

12. Sing eman karo wong tuwo (Yang murah hati terhadap orangtua).

13. Jo podo sembrono (Jangan mudah tergesa-gesa).

14. Sopo gelem obah bakal mamah (Siapa yang mau bergerak jangan takut tidak makan).

15. Aku wekas karo sliramu: wiwit mongso iki sliramu saben-saben deres supoyo tartil. Mergo senejan mung setitik nanging tartil iku luwih utama lan manfaat tinimbang olih akeh nanging ora tartil. (Aku berpesan kepadamu: mulai sekarang setiap kali kamu ‘deres’ supaya ‘tartil’. Karena meskipun dapat sedikit tapi tartil itu lebih utama dan bermanfaat daripada dapat banyak tapi tidak tartil).

16. Mulo wiwit saiki dibiasaaken sing tartil senejan mung olih sa’juz rong juz sedino. Pengendikane sohabat Abdulloh bin Abbas mengkene “La an aqro-a surotan urottiliha ahabbu ilayya min an aqro-al qur-aana kullahu” (Makanya mulai dari sekarang dibiasakan yang tartil walau hanya dapat satu atau dua juz sehari. Sabda sahabat Abdullah bin Abbas begini: “Jika aku membaca satu surat dengan tartil adalah lebih aku sukai daripada membaca keseluruhan al-Quran.”).

17. Kejobo iku sing wis kelakon tur nyoto, yen kulinone deres tartil iku sa’mongso-mongso kepengin deres rikat temtu biso. Nanging sebalike yen biasane deres rikat bahayane iku yen deweke dikon deres tartil temtu ora biso jalan. Mulo sliramu yen ati-ati yen deres. Cukup semene wasiatku. (Selain itu hal yang sudah nyata, jika terbiasa deres tartil sewaktu-waktu ingin deres cepat tentu bisa. Tapi sebaliknya jika terbiasa deres cepat bahayanya jika disuruh deres tartil tentu tidak bisa jalan. makanya kamu hati-hati kalau deres.

Berbagi Penerangan

cahaya penerang | berita broadcastSeorang buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari. Tangan kanannya memegang tongkat, sementara tangan kirinya membawa lampu.

Pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan melihatnya.

Supaya tidak penasaran, pria itu bertanya, “Mengapa anda berjalan membawa lampu?”

Orang buta itu menjawab, “Sebagai penerangan”.

Dengan heran pria itu bertanya lagi, “Tetapi, bukankah anda buta & tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?”

Orang buta itu tersenyum sambil menjawab, “Meski saya tidak bisa melihat, orang lain melihatnya. Selain membuat jalanan menjadi terang, hal ini juga menghindarkan orang lain untuk tidak menabrak saya”.

Disaat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri.

Kita diingatkan untuk tidak jemu-jemu berbuat baik. Ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh berkah, berkelimpahan & hidup bahagia.

Meski demikian, rahasia kehidupan ini tersembunyi bagi orang-orang yang egois, kikir, pelit, sombong merasa paling hebat, paling pinter, paling benar, paling berilmu, paling kaya & melakukan sesuatu berdasarkan apa yang untung bagi dirinya sendiri.

“Apa yang kita lakukan untuk orang lain, suatu saat pasti akan terjadi kepada kita”.