Anak Usia 11 Tahun Ini Raih 3 Gelar Sarjana!

Tanishq Abraham adalah salah satu anak jenius yang dilahirkan di dunia ini. Bagaimana tidak, pada usia 11 tahun, anak keturunan India Timur itu meraih 3 gelar sarjana! Ia bergabung dengan Mensa pada umur 4 tahun. Mensa adalah organisasi untuk orang-orang yang mempunyai IQ tinggi. Syarat satu-satunya untuk menjadi anggota Mensa adalah calon anggota mesti berada di dua persen peringkat teratas dalam ujian kepandaian yang telah disetujui. Anggota termuda sampai dengan Mei 2005 adalah Mikhail Ali dari Inggris yang berusia tiga tahun. IQ-nya adalah 137.

Anak dari pasangan Bijou Abraham & Dr Taji Abraham ini telah menunjukkan tanda-tanda kejeniusannya sejak usia masih sangat belia, 4 bulan. Ia membalik halaman buku cerita anak-anak, menjawab pertanyaan mengenai cerita dan peristiwa dalam buku-buku. Pada 5 tahun, ia menyelesaikan kursus Matematika EPGY Stanford University dalam 5 kelas (KG untuk kelas 4) dalam waktu kurang dari 6 bulan.

Saat berumur 6 tahun, Tanishq Abraham menyelesaikan SMA nya di sekolah online dan di perguruan tinggi mulai dalam mata pelajaran seperti kimia, paleontologi, biologi, dan geologi. Bakat luar biasanya terlihat pada 7 tahun, ketika ia bergabung dengan American River College dan menyelesaikan program di Geologi & Astronomi. Dalam kedua kursus, ia mencetak nilai A dan siswa terbaik di antara teman-teman sekelasnya dewasanya.

Tanishq Abraham menjadi mahasiswa termuda yang mendaftar untuk kursus di kampus selama musim panas 2011, pada 8 tahun, ia menyelesaikan kursus intensif dan Bioteknologi mencetak grade A. Pada akhir musim gugur 2.012 semester, Tanishq berusia 9 tahun menyelesaikan sekitar sepertiga unit kuliah yang dibutuhkan untuk lulus dengan gelar sarjana, dengan mempertahankan IPK sempurna 4.

Pada usia 9 tahun juga, Tanishq berkesempatan menjadi pembicara dalam TEDx, program acara yang dirancang TED (Technology, Entertainment, Design). Program ini dikelola secara independen oleh berbagai pihak dengan menjunjung tinggi misi “Ideas Worth Spreading“.

Namun bukan hanya Tanishq Abraham yang jenius, karena sang adik pun juga jenius. Pada tahun 2010, ketika adiknya, Tiara Thankam Abraham, menjadi anggota Mensa pada 4 tahun, mereka menjadi saudara termuda yang bergabung dengan IQ tinggi di Mensa. Tanishq (2003) & Tiara (2005) adalah orang Asia Selatan termuda (oleh etnis) yang bergabung dengan Mensa dan di antara orang Amerika termuda di Mensa. Untuk menjadi anggota Mensa, kita harus mencetak 98 persentil dalam tes IQ standar. Tanishq mencetak 99,9 persentil dan Tiara mencetak 99 persentil dalam tes IQ standar.

Tanishq mengaku suka membaca hal-hal baru sejak berusia empat tahun. Saat itu, ia mengaku tertarik pada dinosaurus dan luar angkasa. Buku-buku di perpustakaan menjadi pusat segala pengetahuannya. Tak hanya itu, mesin pencari Google pun menjadi andalannya saat buku-buku tak cukup memberikan pengetahuan kepadanya.

“Bagi saya, kuliah dimulai saat berusia tujuh tahun. Bagi yang lain, mungkin dalam usia 10 atau 18 tahun. Bagi sebagian orang, pada usia 20-an. Kehidupan kampus sebaiknya dimulai saat Anda siap, bukan ketika Anda menginjak usia tertentu. Terima kasih,” kata Tanishq mengakhiri presentasinya.

Berikut presentasi si anak jenius di TEDx:

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *